DPD RI Lia Istifhama Hadiri Grand Final Putra Putri Sidoarjo 2026, Dorong Angkat Kearifan Lokal

Senin, 26 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Grand Final Pemilihan Putra Putri Sidoarjo 2026, Minggu (25/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menghadiri Grand Final Pemilihan Putra Putri Sidoarjo 2026, Minggu (25/1/2026). (Foto Dok Ho/Nul-RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menghadiri Grand Final Pemilihan Putra Putri Sidoarjo 2026 yang digelar di Kabupaten Sidoarjo, Minggu (25/1/2026). Dalam ajang tersebut, Lia menekankan pentingnya keberanian berproses, mengangkat kearifan lokal, serta tidak takut gagal sebagai bekal generasi muda menjadi duta daerah.

Grand Final Pemilihan Putra Putri Sidoarjo 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri sekitar 500 finalis beserta orang tua. Kehadiran keluarga peserta menambah semangat dan atmosfer kompetisi yang tidak hanya berorientasi pada gelar juara, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

Sejumlah tokoh dan perwakilan lembaga turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Jeffriyanto selaku Manager Marketing PT Bernofarm, Suliati Direktur Manager Jatim, perwakilan Asosiasi Pengusaha Lokal Indonesia (APLI), Endang Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sidoarjo, serta tamu undangan lainnya dari berbagai latar belakang.

Dalam sambutannya, Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia—berbagi pengalaman pribadinya saat mengikuti ajang serupa pada 2005. Saat itu, ia menjadi perwakilan Surabaya dalam kontestasi Putri NU dan Cak Ning Surabaya, namun tidak berhasil meraih gelar juara.

“Saya dulu tidak juara, hanya sampai semifinal. Tetapi dari situ saya belajar banyak hal, terutama pentingnya memahami aturan dan prosedur lomba. Jangan sampai gagal karena hal-hal teknis yang sebenarnya bisa dihindari,” ujar Ning Lia di hadapan para finalis.

Ning Lia menegaskan bahwa ajang pemilihan duta daerah memiliki tanggung jawab strategis untuk mempromosikan identitas dan potensi lokal. Menurutnya, kesalahan terbesar yang pernah ia alami adalah tidak menonjolkan keunggulan daerah yang diwakilinya.

“Sebagai putra-putri daerah, tugas utama kalian adalah mengangkat potensi wilayah sendiri. Jika mewakili Sidoarjo, maka harus memahami bagaimana Sidoarjo tumbuh, apa kekuatannya, dan apa kearifan lokal yang bisa dibanggakan,” tegas alumni Program Doktor UIN Sunan Ampel Surabaya tersebut.

Lebih lanjut, keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini mengingatkan bahwa kemenangan bukan satu-satunya indikator keberhasilan. Ia menyebut setiap peserta sedang menapaki proses panjang menuju pencapaian yang lebih besar.

“Apa yang kalian jalani hari ini hanyalah satu anak tangga. Kalau belum juara sekarang, jangan berkecil hati. Bisa jadi di masa depan kalian justru berhasil di panggung yang lebih besar,” kata putri KH Maskur Hasyim itu.

Ning Lia juga menekankan peran doa dan restu orang tua dalam perjalanan hidup generasi muda. “Doa orang tua adalah kekuatan utama. Bahagiakan mereka, karena kebahagiaan itu akan kembali kepada kalian,” pesannya.

Menutup sambutan, Lia memberikan motivasi agar para finalis tetap percaya pada proses. “Saya pernah gagal, tapi Allah memberi jalan lain hingga hari ini bisa mengabdi sebagai anggota DPD RI,” pungkasnya.

Usai acara, Lia Istifhama menyapa para finalis dan memborong produk UMKM lokal yang turut meramaikan Grand Final Putra Putri Sidoarjo 2026 sebagai bentuk dukungan nyata terhadap ekonomi masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru