DPRD Sahkan APBD Pasuruan 2026, Defisit Rp415 M

Rabu, 26 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat bersama Bupati Pasuruan menandatangani berita acara pengesahan APBD 2026 dalam rapat paripurna. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat bersama Bupati Pasuruan menandatangani berita acara pengesahan APBD 2026 dalam rapat paripurna. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pasuruan tahun 2026 resmi ditetapkan menjadi Perda. Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (26/11), yang ditandai dengan ketukan palu oleh Ketua DPRD Samsul Hidayat dan penandatanganan berita acara pengesahan.

APBD 2026 disetujui setelah seluruh komisi menyelesaikan pembahasan dan menyepakati struktur anggaran. Samsul menegaskan tidak ada fraksi yang menyampaikan penolakan dalam forum, menandakan seluruh pandangan politik menyatu pada kepentingan masyarakat. “Ini hasil kerja bersama yang mengutamakan kepentingan masyarakat dan kebutuhan mendesak daerah,” ujarnya.

Dokumen APBD yang disahkan memuat Pendapatan Daerah sebesar Rp3,50 triliun, sementara Belanja Daerah mencapai Rp3,91 triliun. Selisih antara keduanya menimbulkan defisit Rp415 miliar yang ditutup melalui Pembiayaan Netto. Struktur anggaran ini, menurut pimpinan DPRD, merupakan cerminan tantangan fiskal 2026 yang menuntut efisiensi lebih ketat.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan apresiasi atas kinerja legislatif dalam merampungkan pembahasan. Ia mengakui bahwa nilai APBD 2026 mengalami penurunan signifikan sekitar Rp600 miliar dibanding tahun sebelumnya. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Kami tetap menyediakan layanan masyarakat sebagai agenda wajib, meskipun fiskal terbatas. Dukungan DPRD sangat diperlukan agar belanja wajib dan pelayanan publik dapat berjalan penuh,” tegas Rusdi. Ia menilai efisiensi, ketepatan sasaran, dan disiplin anggaran menjadi fondasi penting dalam merespons penurunan kapasitas keuangan daerah.

Rusdi juga menekankan bahwa koordinasi antarperangkat daerah harus semakin erat untuk memastikan tidak ada layanan publik yang terganggu. “Sinergi tetap menjadi kunci karena pelayanan masyarakat adalah fokus utama pemerintah daerah,” ujarnya.

Sebelum menutup rapat, Ketua DPRD memastikan pihaknya akan memperkuat fungsi pengawasan agar pelaksanaan APBD 2026 berjalan optimal. Ia menegaskan bahwa arah pembangunan Pasuruan harus memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru