Dua Figur Publik asal Jawa Timur Lia Istifhama dan Kang Giri Ungkap Kunci Dicintai Masyarakat: Tulus, Membumi, dan Setara

Senin, 13 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (kiri) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama (kiri) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PONOROGO, RadarBangsa.co.id – Dua figur publik asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, tengah menjadi sorotan publik. Berdasarkan survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), keduanya menempati posisi teratas sebagai tokoh paling populer dan paling disukai masyarakat di Jawa Timur.

Direktur ARCI Baihaki Sirajt menyebut, survei yang digelar baru-baru ini menunjukkan bahwa 72,4 persen responden mengenal Lia Istifhama, dan 71,7 persen di antaranya menyatakan menyukai sosoknya. “Lia Istifhama menempati posisi tertinggi dalam tingkat kesukaan di antara anggota DPD RI asal Jawa Timur,” ujar Baihaki dalam keterangan tertulis.

Sementara itu, Sugiri Sancoko atau yang akrab disapa Kang Giri, meraih posisi teratas sebagai kepala daerah paling populer di Jawa Timur. Sebanyak 61,7 persen responden mengenal namanya, dan 57,3 persen menyatakan menyukainya. Di bawahnya, terdapat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Jember Muhammad Fawaid yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Kedua tokoh ini sempat bertemu dalam suasana akrab di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Pertemuan tersebut berlangsung hangat, diselingi tawa dan pantun yang mencerminkan kepribadian keduanya: rendah hati, terbuka, dan dekat dengan rakyat.

Menurut Lia Istifhama, kepopuleran Kang Giri lahir dari kepribadian yang tulus dan membumi. “Tak heran Kang Giri menjadi bupati terpopuler. Karakternya egaliter, dekat dengan rakyat, dan kontennya di media sosial sering viral. Pernah live-nya ditonton jutaan orang,” ujar Lia yang akrab disapa Ning Lia itu.

Putri KH Maskur Hasyim tersebut menambahkan, dalam kepemimpinan, ketulusan lebih penting daripada pencitraan. Ia bahkan mengutip nasihat ulama besar, Imam Ibnu Athoillah: “Berkawanlah dengan orang baik, karena ada kebaikan besar yang menular dari dirinya.”

“Kalau dalam bahasa Jawa, kita gandol saja ke Kang Giri supaya dapat berkahnya,” ucap Ning Lia.

Di sisi lain, Kang Giri menilai Lia Istifhama sebagai sosok politisi langka yang tetap konsisten menjaga integritas dan ketulusan di tengah kerasnya dunia politik. “Sekarang ini sulit mencari politisi yang baik. Tapi Ning Lia ini unik, ceplas-ceplos tapi jujur, dan itu justru nilai jualnya. Beliau tulus dan apa adanya,” kata Kang Giri.

Ia kemudian mengungkapkan makna kata ‘Friend’yang kerap digunakannya saat berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, kata itu menggambarkan hubungan yang setara dan terbuka antara pemimpin dan rakyat. “Masyarakat hanya ingin pemimpin yang setara, terbuka, tapi tetap menjaga kedalaman makna persaudaraan,” ujarnya.

Pertemuan dua tokoh populer itu memperlihatkan benang merah kepemimpinan yang disukai masyarakat Jawa Timur yakni kerendahan hati, komunikasi langsung dengan rakyat, dan semangat gotong royong.

“Popularitas bukan tujuan, tapi konsekuensi dari pengabdian yang tulus. Pemimpin yang besar bukan yang sering dipuji, melainkan yang terus bekerja dengan hati,” tutup Kang Giri.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru