Dua Periode Pimpin Probolinggo, HM Buchori Wafat

Rabu, 17 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana haru mengiringi prosesi pemakaman mantan Wali Kota Probolinggo dua periode, HM Buchori, di TPU Brantas, Senin (15/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana haru mengiringi prosesi pemakaman mantan Wali Kota Probolinggo dua periode, HM Buchori, di TPU Brantas, Senin (15/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PROBOLINGGO, RadarBangsa.co.id – Kota Probolinggo berduka. Mantan Wali Kota Probolinggo periode 2004–2014, H. Muhammad Buchori, meninggal dunia pada Senin pagi (15/9/2025) di usia 71 tahun. Kabar duka ini segera menyita perhatian publik, mengingat sosok almarhum dikenal luas sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan berperan penting dalam pembangunan daerah.

Wali Kota Probolinggo saat ini, dr. Aminuddin, langsung menunda seluruh agenda pemerintahan untuk bertakziah ke rumah duka di Jalan Raya Bromo KM 5. Ia datang bersama jajaran pejabat Pemkot, mulai dari Pj Sekda Rey Suwigtyo, para asisten, staf ahli, hingga camat dan lurah.

“Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kota Probolinggo, saya menyampaikan duka cita mendalam. Kita kehilangan sosok yang sangat berjasa dan menjadi teladan,” ujar Aminuddin.

Ia juga mengenang Buchori sebagai figur yang tetap memikirkan pembangunan kota hingga akhir hayatnya. “Bulan lalu saat pertama kali dirawat, beliau masih berbicara dengan saya tentang masa depan Kota Probolinggo. Sampai akhir hidupnya, pikirannya tetap untuk kota ini,” tambahnya dengan nada haru.

H. Muhammad Buchori lahir di Probolinggo, 22 Juni 1954. Ia menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo selama dua periode, sebelum kemudian tampuk kepemimpinan berlanjut ke istrinya, Hj. Rukmini, pada periode 2014–2019.

Almarhum meninggalkan empat anak. Salah satunya, Ina Dwi Lestari, saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Probolinggo periode 2025–2030.

Putra sulung almarhum, Indi Eko, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah daerah atas doa serta perhatian yang diberikan. “Ayah kami wafat setelah menjalani perawatan intensif sekitar 53 hari di RSUD dr. Moch. Saleh. Mohon dimaafkan bila ada kesalahan beliau semasa hidup,” ucapnya.

Jenazah almarhum dikebumikan di TPU Brantas, tak jauh dari lampu merah Pilang. Prosesi pemakaman diiringi ribuan pelayat dari berbagai kalangan. Banyak warga yang hadir mengaku kehilangan sosok pemimpin yang mereka anggap dekat dan peduli.

Nur Purwati (39), warga Kelurahan Pakistaji, menyebut Buchori sebagai figur ayah bagi masyarakat. “Beliau bukan hanya orang tua untuk keluarganya, tapi juga bagi kami warga yang mencintainya. Kami sangat kehilangan,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Penulis : Nanang

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Berita Terbaru