Dugaan Fee 35 Persen di Proyek SDN Dinoyo Lamongan, Anggaran Rp762 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pelaksanaan revitalisasi SDN Dinoyo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan pemotongan anggaran proyek serta persoalan keterlibatan wali murid dalam kerja bakti.

Proyek yang bersumber dari APBN 2026 tersebut memiliki nilai anggaran Rp762.347.707. Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut adanya dugaan fee sebesar 25 hingga 35 persen dari nilai proyek.

Informasi lain yang disampaikan sumber tersebut berkaitan dengan kegiatan kerja bakti wali murid. Menurut dia, wali murid kelas 1 hingga kelas 6 dilibatkan dalam kegiatan secara swadaya. Ia juga menyebut adanya denda Rp100 ribu bagi wali murid yang tidak mengikuti kerja bakti.

“Wali murid kelas 1 hingga kelas 6 disuruh kerja bakti secara swadaya. Nah, mirisnya, apabila tidak ikut kerja bakti ke sekolah akan dikenakan denda Rp100 ribu. Ya mereka akhirnya ikut semuanya, uang Rp100 ribu cukup banyak, kalau buruh tani di desa ya seharian itu,” ujar sumber tersebut, Jumat (2/10/2026).

Sumber yang sama juga menyampaikan dugaan pemotongan anggaran dalam proyek tersebut. Besaran yang disebut berada pada kisaran 25 hingga 35 persen dari nilai proyek.

“Lumayan besar loh itu dugaan pemotongannya. Tinggal hitung saja dari total Rp700 juta lebih itu kalau dikurangi 25 atau 35 persen tinggal berapa dananya,” ungkapnya.

Di lokasi, proyek revitalisasi masih terlihat berjalan. Dua pekerja tampak mengerjakan bagian tembok dengan mengelupas permukaan dinding sebelum dipasangi keramik.

Kepala SDN Dinoyo, Moh. Kholifin, membenarkan adanya kegiatan kerja bakti yang melibatkan wali murid. Namun, ia membantah bahwa kegiatan tersebut disertai kewajiban membayar denda.

“Memang benar, waktu pembongkaran genting kemarin kita mengundang wali murid untuk kerja bakti bersama-sama secara gotong royong. Untuk konsumsi seperti kopi, jajan, hingga rokok, kami ambilkan dari dana sesuai RAB yang ada,” ujar Kholifin.

Mengenai informasi denda Rp100 ribu, Kholifin menegaskan tidak ada ketentuan tersebut. Ia menyebut isu denda kemungkinan merupakan candaan di antara wali murid agar mereka beramai-ramai mengikuti kerja bakti.

“Tidak ada denda seperti itu, semua wali murid ikut kerja bakti. Kalau ada isu bahwa yang tidak ikut kerja bakti akan dikenakan denda, itu mungkin guyonan atau candaan wali murid, supaya semuanya ikut kerja bakti,” jelasnya.

Kholifin juga membantah dugaan adanya fee 25 hingga 35 persen. Ia menyatakan tidak pernah menerima permintaan fee dari pihak mana pun terkait proyek revitalisasi tersebut.

“Saya kok baru dengar, tidak ada permintaan fee dari manapun dalam proyek revitalisasi itu. Kabar itu juga tidak benar. Perlu saya luruskan bahwa proyek revitalisasi yang didanai pemerintah pusat ini semuanya dikerjakan sesuai spek dan RAB yang ada. Bahkan kemarin sewaktu sidak Komisi C DPRD Lamongan juga bilang sudah baik,” tegasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bukan Sekadar Cek Progres, Dewan Turun Langsung Awasi Revitalisasi Tiga SD di Lamongan
112 Peserta Bangkalan Ikuti Pelatihan Vokasi, Ada Las hingga Content Creator
Empat Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Patroli Polsek Laren, Orang Tua dan Guru Dipanggil
PIP Rp1,8 Juta Siswa SMAN Kembangbahu Lamongan Disebut untuk Sumbangan Rp2 Juta, DPRD Jatim Bereaksi
PIP Rp1,8 Juta Tak Diterima Siswa, Dipakai Bayar Sumbangan di SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan
Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
150 Guru Lamongan Terima Sertifikat, Kini Ditantang Buktikan Bela Negara di Sekolah
Bertemu Senator Cantik Lia Istifhama, Tiga Jurnalis Cilik Dapat Pesan: Jangan Berhenti Berkarya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:13

Bukan Sekadar Cek Progres, Dewan Turun Langsung Awasi Revitalisasi Tiga SD di Lamongan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:38

Dugaan Fee 35 Persen di Proyek SDN Dinoyo Lamongan, Anggaran Rp762 Juta Jadi Sorotan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:25

112 Peserta Bangkalan Ikuti Pelatihan Vokasi, Ada Las hingga Content Creator

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:28

Empat Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Patroli Polsek Laren, Orang Tua dan Guru Dipanggil

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

PIP Rp1,8 Juta Siswa SMAN Kembangbahu Lamongan Disebut untuk Sumbangan Rp2 Juta, DPRD Jatim Bereaksi

Berita Terbaru