Empat Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Patroli Polsek Laren, Orang Tua dan Guru Dipanggil

Kamis, 1 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Laren bersama Satpol PP Kecamatan Laren saat melakukan patroli dan menertibkan pelajar yang bolos sekolah, Rabu (30/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Polsek Laren bersama Satpol PP Kecamatan Laren saat melakukan patroli dan menertibkan pelajar yang bolos sekolah, Rabu (30/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Empat pelajar terjaring patroli Polsek Laren bersama Satpol PP Kecamatan Laren saat kedapatan bolos dan berkeliaran di luar lingkungan sekolah pada jam pelajaran, Rabu (30/9/2026).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi tempat pelajar berkumpul, termasuk warung kopi (warkop). Kegiatan itu dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah pelajar meninggalkan kegiatan belajar mengajar.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH., mengatakan patroli tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kedisiplinan pelajar sekaligus upaya menjaga ketertiban selama jam sekolah.

“Patroli ini kami laksanakan bersama Satpol PP Kecamatan Laren untuk menertibkan pelajar yang bolos, berkeliaran maupun nongkrong di warung kopi saat jam pelajaran,” ujarnya.

Empat pelajar yang terjaring masing-masing Rama Rian, Dimas Alfiansah, dan Diki Wahyu dari SMA Wachid Hasyim Kecamatan Maduran. Sementara satu pelajar lainnya, Zaki Irvan, tercatat sebagai siswa SMK Mazroatul Kecamatan Paciran.

Setelah diamankan, keempat pelajar tersebut dibawa ke Polsek Laren untuk dilakukan pendataan identitas. Petugas kemudian menghubungi orang tua dan pihak sekolah masing-masing untuk memberikan pembinaan.

“Kami tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga berkoordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah agar para pelajar mendapatkan pembinaan dan kembali disiplin mengikuti kegiatan belajar,” tegasnya.

Dalam proses pembinaan, para pelajar diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya serta sanggup tertib di sekolah. Surat pernyataan tersebut disaksikan oleh orang tua dan guru masing-masing.

Langkah tersebut menjadi bagian dari tindak lanjut setelah patroli menemukan pelajar berada di luar lingkungan sekolah ketika kegiatan belajar mengajar masih berlangsung.

“Kami berharap pembinaan ini menjadi pelajaran bagi para pelajar agar tidak mengulangi bolos sekolah dan lebih bertanggung jawab terhadap kewajibannya sebagai siswa,” tutupnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

112 Peserta Bangkalan Ikuti Pelatihan Vokasi, Ada Las hingga Content Creator
PIP Rp1,8 Juta Siswa SMAN Kembangbahu Lamongan Disebut untuk Sumbangan Rp2 Juta, DPRD Jatim Bereaksi
PIP Rp1,8 Juta Tak Diterima Siswa, Dipakai Bayar Sumbangan di SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan
Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026
150 Guru Lamongan Terima Sertifikat, Kini Ditantang Buktikan Bela Negara di Sekolah
Bertemu Senator Cantik Lia Istifhama, Tiga Jurnalis Cilik Dapat Pesan: Jangan Berhenti Berkarya
Turnamen Domino 101 Kodim 0824/Jember Diikuti Lebih dari 128 Peserta
33 Grup Pelajar Ramaikan Festival Gamelan Kahuripan Sidoarjo, Minat Generasi Muda Meningkat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:25

112 Peserta Bangkalan Ikuti Pelatihan Vokasi, Ada Las hingga Content Creator

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:28

Empat Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Patroli Polsek Laren, Orang Tua dan Guru Dipanggil

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

PIP Rp1,8 Juta Siswa SMAN Kembangbahu Lamongan Disebut untuk Sumbangan Rp2 Juta, DPRD Jatim Bereaksi

Rabu, 30 September 2026 - 08:20

PIP Rp1,8 Juta Tak Diterima Siswa, Dipakai Bayar Sumbangan di SMA Negeri 1 Kembangbahu Lamongan

Selasa, 29 September 2026 - 14:51

Talenta Vokasi Indonesia Raih 9 Penghargaan di WSC Shanghai 2026

Berita Terbaru