JEMBER, RadarBangsa.co.id — Turnamen Domino 101 yang digelar Kodim 0824/Jember pada Minggu (27/9/2026) mendapat tanggapan positif dari berbagai instansi hingga lembaga olahraga daerah. Ajang yang digelar untuk memeriahkan HUT TNI Ke-81 itu mengemas permainan domino sebagai olahraga strategi yang terstruktur.
Turnamen tersebut dilaksanakan serentak di 101 wilayah se-Indonesia di bawah naungan Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO). Kompetisi menggunakan aturan baku Domino 101 dengan format berpasangan atau ganda.
Kegiatan ini sekaligus diarahkan untuk mengikis stigma negatif terhadap permainan domino yang selama ini kerap dikaitkan dengan praktik perjudian. Dalam konsep turnamen tersebut, domino diperkenalkan sebagai olahraga otak yang mengandalkan strategi dan kerja sama tim.
Dandim 0824/Jember, Letkol Inf Rifqi Muhammad Syuada, S.I.P., M.I.P., mengatakan kegiatan itu dirancang tidak hanya untuk memopulerkan olahraga domino, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antarpihak.
“Selain untuk memopulerkan olahraga ini di bawah naungan ORADO, kami berharap kegiatan ini menjadi sarana komunikasi yang positif dan mempererat hubungan silaturahmi antarinstansi maupun dengan warga masyarakat,” ujar Letkol Inf Rifqi.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Cabang Bulog Jember, Ade Saputra. Ia menilai pengemasan permainan domino menjadi kompetisi profesional dapat membuka peluang pengembangan olahraga tersebut.
“Domino ini permainan yang membutuhkan strategi dan kolaborasi tim. Harapan kita bersama, kegiatan ini bisa terus berkembang, ada naungan yang jelas, dan ke depan bisa melahirkan kaderisasi pemain domino yang profesional hingga diakui sebagai cabang olahraga resmi,” ungkap Ade.
Dukungan serupa datang dari Bendahara Umum KONI Jember, Nur Rizal Arif. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan pandangan baru mengenai potensi domino sebagai cabang olahraga prestasi.
“Harapannya olahraga domino bisa semakin berkembang di masyarakat dan tentunya masyarakat bisa tahu kalau sekarang domino diselenggarakan dengan konsep seperti ini. Saya juga dari KONI baru tahu jika ada permainan domino yang bagus seperti ini,” tutur Nur Rizal Arif.
Nur Rizal juga menyampaikan peluang pembinaan atlet domino di masa depan. Menurutnya, apabila olahraga tersebut telah masuk dalam KONI, domino dapat menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu meraih prestasi bagi Kabupaten Jember.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang melampaui kuota 128 orang atau 64 pasangan. Peserta berasal dari berbagai unsur, di antaranya Polres Jember, Lapas, DPRD, sektor perbankan seperti Bank Mandiri dan BRI, serta warga Desa Belimbing.
Melalui turnamen tersebut, Kodim 0824/Jember tidak hanya memperkenalkan konsep olahraga domino, tetapi juga memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat menjelang puncak peringatan HUT TNI Ke-81 pada 5 Oktober 2026.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar