Efisiensi Anggaran 2026 Makin Ketat, Bupati Subandi Minta OPD Sidoarjo Cari Ruang Tambah PAD

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Subandi saat bertemu jajaran P2CKTR Sidoarjo, Selasa (1/9/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Subandi saat bertemu jajaran P2CKTR Sidoarjo, Selasa (1/9/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Tekanan efisiensi anggaran 2026 membuat Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak hanya dituntut berhemat. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn justru meminta organisasi perangkat daerah (OPD) menghitung kembali sekaligus mengoptimalkan setiap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pesan itu disampaikan Subandi saat bertemu jajaran pejabat dan ASN Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Sidoarjo, Selasa (1/9/2026).

Menurut Subandi, efisiensi anggaran harus berjalan beriringan dengan keberhasilan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap OPD diminta lebih cermat dalam menghitung kebutuhan anggaran, meningkatkan kinerja, serta tidak mengabaikan peluang yang dapat memperkuat pendapatan daerah.

“Saya minta seluruh stakeholders bersama-sama mengencangkan ikat pinggang agar segala yang menjadi tujuan pembangunan ini bisa terlaksana dengan maksimal. Baik pembangunan secara fisik maupun pembangunan SDM pegawai,” kata Subandi.

Selain soal anggaran dan PAD, perhatian Subandi tertuju pada kualitas pelayanan publik. Salah satu sektor yang menjadi sorotan yakni pelayanan perizinan yang berkaitan dengan aktivitas pembangunan dan investasi di Kabupaten Sidoarjo.

Subandi meminta P2CKTR tidak berhenti pada pemenuhan prosedur administratif. Pelayanan kepada masyarakat harus terus diperbaiki agar lebih memberikan kepastian dan kemudahan.

“Kami akan senantiasa memantau setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD. Kami mengimbau seluruh kepala dinas, pejabat, dan staf untuk mengoptimalkan pelayanan,” tegasnya.

Menurut dia, pemantauan dan evaluasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) penting dilakukan untuk memastikan program pembangunan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar memberi dampak bagi masyarakat.

Berbagai kekurangan yang masih ditemukan dalam pelayanan, kata Subandi, perlu segera diidentifikasi dan diperbaiki. Penguatan kualitas sumber daya manusia ASN juga menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Kami berharap pertemuan hari ini dapat segera mengatasi berbagai kekurangan yang masih ada. Selain itu, kami juga berharap kolaborasi dengan Asisten Administrasi Umum serta Badan Kepegawaian Kabupaten Sidoarjo dapat memperkuat sumber daya manusia para ASN,” ujarnya.

Kunjungan Subandi turut dihadiri Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Mohammad Ainur Rohman, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig, Asisten Administrasi Umum Fenny Apridawati, Inspektur Kabupaten Sidoarjo Andjar Soerjadianto, Kepala BKD Ahmad Misbachul Munir, serta Kepala Bakesbangpol Fredik Suharto.

Kepala Dinas P2CKTR Sidoarjo M. Bachruni Aryawan menyambut langsung kunjungan tersebut. Ia menjelaskan, perangkat daerah yang dipimpinnya menangani sejumlah bidang, mulai sekretariat, tata ruang, tata bangunan, permukiman, UPTD PALD, perumahan hingga pengelolaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

Bachruni memastikan jajarannya tetap berkomitmen memberikan pelayanan prima dan meningkatkan koordinasi antarbidang. Pemutakhiran regulasi juga dilakukan untuk menyesuaikan layanan dengan ketentuan yang berlaku.

“Dinas P2CKTR Sidoarjo berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Kami senantiasa berkoordinasi dalam setiap layanan yang diberikan, serta aktif mempelajari regulasi-regulasi terbaru guna mengoptimalkan kualitas pelayanan kami,” jelasnya.

Dorongan memperbaiki pola kerja juga disampaikan Plt Sekda Sidoarjo Mohammad Ainur Rohman. OPD didorong tidak terjebak pada pola kerja yang monoton dan mulai memperkuat inovasi agar pelayanan dapat diberikan secara lebih cepat dan maksimal.

Sementara Asisten Administrasi Umum Fenny Apridawati turut mendorong penguatan tata kelola, kompetensi ASN, dan inovasi pelayanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab tuntutan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru