Ekonomi Lamongan Tumbuh 10,79 Persen, Bupati Yes Dorong Mahasiswa Berani Melihat Potensi Daerah

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Yuhronur Efendi saat Bincang Ekonomi Daerah bersama mahasiswa UNISLA, Senin (31/8). (Dok HO/RadarBangsa.co.id)

Bupati Yuhronur Efendi saat Bincang Ekonomi Daerah bersama mahasiswa UNISLA, Senin (31/8). (Dok HO/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendorong mahasiswa Universitas Islam Lamongan (UNISLA) percaya diri melihat potensi ekonomi daerah. Hal itu disampaikan saat menjadi salah satu narasumber dalam Bincang Ekonomi Daerah bersama mahasiswa UNISLA, Senin (31/8).

Dalam bincang santai tersebut, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu memaparkan perkembangan perekonomian Lamongan sekaligus berbagai sektor yang masih memiliki peluang untuk dikembangkan.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Lamongan pada 2025 mencapai 5,40 persen, naik dari 4,8 persen pada 2024. Capaian tersebut mengantarkan Lamongan menjadi daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di Jawa Timur.

Pertumbuhan ekonomi Lamongan kembali menunjukkan angka tinggi pada awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Lamongan pada kuartal pertama 2026 tumbuh sebesar 10,79 persen.

Pak Yes mengatakan, pemerintah daerah terus memastikan pertumbuhan ekonomi berjalan inklusif melalui kerja sama pentahelix. Pertumbuhan tersebut diharapkan tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga memberikan dampak terhadap sektor lain, terutama dalam upaya menekan kemiskinan.

“Pertumbuhan ekonomi kita pastikan bisa mempunyai dampak pada sektor-sektor yang lain, khususnya penurunan kemiskinan. Memang belum signifikan tapi setidaknya angka kemiskinan di Kabupaten Lamongan sudah turun 12,3 persen. Kita terus berupaya supaya kemiskinan di Lamongan bisa turun menjadi satu digit angka, kita berusaha menurunkan kemiskinan di rentang desil 1 sampai 5,” ucap Pak Yes.

Sektor pertanian, perikanan, dan peternakan menjadi sektor strategis yang paling berpengaruh dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi Lamongan. Ketiga sektor tersebut menyumbang 30,10 persen.

Selain sektor tersebut, peluang investasi di Lamongan dinilai masih terbuka lebar. Industri pengolahan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga disebut memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Menurut Pak Yes, Lamongan memiliki modal sosial, iklim yang baik, serta sumber daya alam yang melimpah. Berbagai potensi tersebut dinilai dapat menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kabupaten Lamongan punya modal sosial yang baik, iklim yang baik, dan sumber daya alam yang melimpah yang bisa dimanfaatkan dengan baik. Ekonomi yang tumbuh harus membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk lebih produktif, usaha lokal perlu terus diperkuat, nilai tambah terus diciptakan, dan investasi diadakan untuk membuka lapangan kerja, dengan begitu pertumbuhan Lamongan tidak hanya terlihat dari angkanya saja, tetapi juga langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Pak Yes.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru