Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng dari Banyuwangi Melesat, Khofifah Sebut Kepercayaan Dunia Terjaga

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 405 ton ikan kaleng produksi PT Pacific Harvest Indonesia di Banyuwangi, Sabtu (4/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 405 ton ikan kaleng produksi PT Pacific Harvest Indonesia di Banyuwangi, Sabtu (4/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas ekspor 405 ton produk ikan kaleng hasil produksi PT Pacific Harvest Indonesia, Banyuwangi, ke sejumlah negara. Pelepasan 15 kontainer ekspor tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya daya saing industri pengolahan hasil perikanan Jawa Timur di pasar internasional.

Produk yang dikirim terdiri atas sarden, makarel, dan tuna dalam kemasan kaleng. Komoditas tersebut dipasarkan ke sejumlah negara, di antaranya Tanzania, Uni Emirat Arab (UAE), Albania, Lebanon, dan Kamboja.

Pelepasan ekspor ditandai dengan prosesi pemecahan kendi sebagai simbol pemberangkatan 15 full container load (FCL). Masing-masing kontainer membawa muatan sekitar 27 ton produk olahan ikan siap konsumsi.

Khofifah mengatakan, meningkatnya kebutuhan pangan siap saji di tengah dinamika geopolitik dunia justru membuka peluang baru bagi industri pengolahan hasil perikanan Indonesia. Kondisi tersebut dinilai mampu memperluas pasar ekspor sekaligus memperkuat posisi produk Jawa Timur di pasar global.

“Ternyata ketika berbagai negara mengalami konflik, kebutuhan ikan siap saji semakin tinggi. Tantangan itu justru menjadi peluang besar bagi Pacific Harvest Indonesia,” kata Khofifah.

Ia berharap volume ekspor terus meningkat sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya di Banyuwangi. Menurutnya, pertumbuhan industri pengolahan hasil perikanan juga akan memperkuat hilirisasi sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Pelepasan ekspor tersebut dilakukan usai peresmian PT Sunrise Masami International yang bergerak di industri kemasan kaleng. Kehadiran perusahaan itu dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi ketergantungan industri nasional terhadap produk kaleng impor.

“Alhamdulillah kita bersyukur, sekarang industri substitusi impor mulai beroperasi. Ini menjadi harapan baru karena setiap investasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, produksi kemasan kaleng di Banyuwangi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri dalam negeri sekaligus memperkuat daya saing ekspor. Proses hilirisasi melalui tahapan petik, olah, kemas, dan jual juga diyakini akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian daerah.

“Harapan kita produksinya terus meningkat sehingga kebutuhan industri lain yang selama ini masih mengimpor kaleng juga bisa dipenuhi dari Banyuwangi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Berita Terbaru