Ekspor Udang ke Amerika Serikat Dibahas di Banyuwangi, Petani Optimistis

Rabu, 15 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Forum Shrimp Fair sebagai wadah penguatan pelaku usaha dan petani udang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, membuka Forum Shrimp Fair sebagai wadah penguatan pelaku usaha dan petani udang. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Ratusan pelaku industri udang dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul di Banyuwangi dalam Forum Shrimp Fair 2025, yang berlangsung selama tiga hari mulai 14 hingga 16 Oktober. Forum ini menjadi ajang utama membahas tantangan dan peluang ekspor udang, terutama ke pasar Amerika Serikat (AS).

Acara yang diinisiasi oleh Shrimp Club Indonesia (SCI) ini dihadiri oleh pengusaha, petani tambak, hingga penyedia sarana budidaya dari Sumatera, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain seminar, forum juga menampilkan pameran teknologi dan produk budidaya udang.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyatakan dukungannya terhadap forum tersebut. Banyuwangi sendiri merupakan salah satu daerah penghasil udang terbesar di Indonesia. “Ini jadi momentum untuk kita semua duduk bareng, saling menguatkan, sehingga ketika ada masalah bisa diselesaikan secara bersama-sama. Semoga melalui forum ini persoalan ekspor udang ke AS bisa terselesaikan,” kata Ipuk.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah dampak temuan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di Unit Pengolahan Ikan (UPI) kawasan industri Cikande, Serang, yang memicu pengetatan impor udang oleh otoritas AS. Temuan ini sempat menimbulkan kekhawatiran pelaku industri mengenai keberlanjutan ekspor.

Namun, Kepala Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara, Supito, menegaskan, “Secara teknis temuan tidak ada di lokasi budidaya, temuan hanya di UPI, itu pun hanya ada di satu lokasi Cikande, Tangerang. Di luar wilayah itu yang lain tidak ada masalah.” Ia menambahkan, pemerintah telah memastikan bahwa produk udang dari kawasan lain aman dari paparan zat berbahaya.

Untuk memperlancar ekspor, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan menerapkan SOP penerbitan sertifikat bebas radioaktif dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). “Peluang ekspor ke AS masih terbuka lebar. Karena hanya satu lokasi saja yang di-red list, sedangkan daerah lain tetap bisa ekspor asal melengkapi sertifikat bebas radioaktif dari Bapeten,” kata Supito.

Dewan Penasehat SCI Banyuwangi, Hardi Pitoyo, menekankan pentingnya inovasi dalam industri udang. “Dinamika usaha memang seperti ini. Kita harus bisa mengikuti, mengantisipasi, dan kemudian mencari solusi yang terbaik,” ujar Pitoyo.

Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat diskusi, tetapi juga wadah bagi pelaku industri untuk menemukan strategi baru, memperkuat jaringan, dan menjaga keberlanjutan ekspor udang Indonesia ke pasar global.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Berita Terbaru