Festival Difabel 2025 Tampilkan Potensi Kreatif Warga Disabilitas Lamongan

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta menunjukkan kreativitas dalam Festival Difabel 2025 di Pendopo Lokatantra. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peserta menunjukkan kreativitas dalam Festival Difabel 2025 di Pendopo Lokatantra. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komitmen untuk memperkuat inklusi dan memberikan ruang berekspresi bagi penyandang disabilitas kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui penyelenggaraan Festival Difabel 2025 di Pendopo Lokatantra, Selasa (9/12). Agenda tahunan ini menjadi momentum penting bagi difabel Lamongan untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka sekaligus memperluas akses partisipasi sosial.

Festival yang juga menjadi rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional tersebut diikuti 250 peserta. Mereka terlibat dalam berbagai kompetisi, seperti lomba vlog, ketangkasan, melukis, menyanyi, hingga fashion show. Sejumlah tenant UMKM kreatif difabel turut meramaikan festival dengan menampilkan karya dan produk buatan sendiri.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa pemerintah daerah terus membuka ruang yang lebih setara bagi warga disabilitas. “Hak dan kontribusi penyandang disabilitas harus mendapat tempat yang sama. Festival ini bukan seremonial, melainkan wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan dan memperluas jejaring,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Lamongan ingin memastikan inklusi bukan sekadar wacana. “Kami ingin mereka merasa dihargai dan bisa berkembang,” katanya.

Pemkab Lamongan saat ini mengarahkan berbagai program agar 4.679 difabel di daerah tersebut dapat berperan aktif dalam pendidikan, ekonomi, hingga olahraga. Ragam kegiatan disediakan, mulai dari pembinaan minat bakat, pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, dukungan permodalan, pendidikan inklusif, sampai penguatan atlet melalui ajang seperti Peparpeprov.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab juga melantik Forum Perlindungan dan Pemenuhan Hak Disabilitas (FP2HD) periode 2025–2028. Forum ini menjadi ruang aspirasi sekaligus penguatan kapasitas bagi komunitas difabel. Tri Febri Khoirul Nidhom yang terpilih sebagai ketua menyampaikan komitmennya. “Difabel Lamongan akan terus berkembang dan tidak ingin berhenti pada festival ini saja,” ujarnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen
Pelayanan Publik Asahan Disorot, DPR RI dan Ombudsman Turun Tangan
Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat
Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat
Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus
16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada
Layanan Vaksin Internasional RSUD Grati Pasuruan Dibuka, Jamaah Haji Tak Perlu ke Kota Besar
Dukcapil Bangkalan Disorot Nasional, Perekaman KTP-el Tembus 100 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:03 WIB

Jembatan Putus Muratara Lumpuhkan Akses, Wagub Sumsel Janji Bangun Permanen

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:30 WIB

Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Dipercepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:54 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Karantina Terpadu Jatim, Ekspor-Impor Kini Lebih Cepat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:41 WIB

Sertifikasi Halal IKM Blitar Disorot, Pelaku Usaha Didorong Segera Urus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:28 WIB

16 Sapi Terjangkit Cacing di Blitar Disorot, Jelang Idul Adha Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru