MALANG, RadarBangsa.co.id – Gelaran Kepandjen Djaman Mbiyen kembali menghidupkan suasana tempo dulu di Kabupaten Malang. Acara yang dibuka Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, di Halaman Stadion Kanjuruhan pada Jumat (5/12) malam itu menjadi penanda kuat bahwa sektor budaya dan ekonomi kreatif kini bergerak seiring. Sejak prosesi pembuka yang menampilkan tari remo, halaman stadion langsung dipadati warga, komunitas budaya, hingga pelaku UMKM dari berbagai kecamatan.
Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang ini diarahkan tidak sekadar bernostalgia, melainkan menjadikan sejarah sebagai landasan memperkuat identitas daerah. “Acara ini bukan sekadar tontonan. Di dalamnya ada komitmen untuk menjaga memori kolektif masyarakat Malang,” ujar Wakil Bupati.
Menurut Lathifah, keberadaan festival budaya yang menghadirkan banyak pelaku UMKM terbukti memberi ruang tumbuh bagi ekonomi lokal. “Kreativitas masyarakat adalah aset besar. Melalui kegiatan seperti ini, produk lokal kita mendapat panggung, dan ekonomi kerakyatan bergerak lebih hidup,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara komunitas budaya dan pelaku usaha menjadi titik penting pembangunan daerah yang berkarakter.
Festival Kepandjen Djaman Mbiyen menghadirkan atraksi budaya, pertunjukan seni, pameran kreatif, hingga stand UMKM dari 33 kecamatan. Seluruh area stadion diubah menjadi arena nostalgia, lengkap dengan stand jadul, kuliner lawas, koleksi barang antik, hingga orkes keroncong dan campursari yang memeriahkan suasana. Pengunjung juga bisa mengikuti berbagai lomba mulai dari mberot, foto, memasak, hingga video pendek Pemuda Idol.
Beberapa pelaku UMKM mengaku kegiatan ini membantu mereka menjangkau pasar baru. “Selama dua hari ini, penjualan naik cukup signifikan. Banyak pengunjung yang tertarik dengan produk lokal khas kecamatan,” kata Siti, salah satu pengrajin makanan tradisional.
Wakil Bupati menutup sambutan dengan mengajak warga menjaga budaya sebagai pilar pembangunan. “Budaya harus menjadi tuntunan. Nilai-nilai ini fondasi untuk membawa Kabupaten Malang lebih maju dan berdaya,” ucapnya.
Usai acara pembukaan, Lathifah Shohib meninjau seluruh stand untuk memberi apresiasi langsung kepada peserta, komunitas budaya, dan pelaku UMKM yang ikut memeriahkan kegiatan. Ia menegaskan kembali pentingnya gotong royong sebagai kekuatan masyarakat Malang. “Dengan kreativitas dan kebersamaan, saya yakin Malang terus tumbuh dan semakin sejahtera,” tuturnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








