Festival Kepandjen Djaman Mbiyen Hidupkan Ekonomi Kreatif Kabupaten Malang

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib membuka Festival Kepandjen Djaman Mbiyen di Stadion Kanjuruhan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib membuka Festival Kepandjen Djaman Mbiyen di Stadion Kanjuruhan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Gelaran Kepandjen Djaman Mbiyen kembali menghidupkan suasana tempo dulu di Kabupaten Malang. Acara yang dibuka Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, di Halaman Stadion Kanjuruhan pada Jumat (5/12) malam itu menjadi penanda kuat bahwa sektor budaya dan ekonomi kreatif kini bergerak seiring. Sejak prosesi pembuka yang menampilkan tari remo, halaman stadion langsung dipadati warga, komunitas budaya, hingga pelaku UMKM dari berbagai kecamatan.

Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke-1265 Kabupaten Malang ini diarahkan tidak sekadar bernostalgia, melainkan menjadikan sejarah sebagai landasan memperkuat identitas daerah. “Acara ini bukan sekadar tontonan. Di dalamnya ada komitmen untuk menjaga memori kolektif masyarakat Malang,” ujar Wakil Bupati.

Menurut Lathifah, keberadaan festival budaya yang menghadirkan banyak pelaku UMKM terbukti memberi ruang tumbuh bagi ekonomi lokal. “Kreativitas masyarakat adalah aset besar. Melalui kegiatan seperti ini, produk lokal kita mendapat panggung, dan ekonomi kerakyatan bergerak lebih hidup,” tambahnya. Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara komunitas budaya dan pelaku usaha menjadi titik penting pembangunan daerah yang berkarakter.

Festival Kepandjen Djaman Mbiyen menghadirkan atraksi budaya, pertunjukan seni, pameran kreatif, hingga stand UMKM dari 33 kecamatan. Seluruh area stadion diubah menjadi arena nostalgia, lengkap dengan stand jadul, kuliner lawas, koleksi barang antik, hingga orkes keroncong dan campursari yang memeriahkan suasana. Pengunjung juga bisa mengikuti berbagai lomba mulai dari mberot, foto, memasak, hingga video pendek Pemuda Idol.

Beberapa pelaku UMKM mengaku kegiatan ini membantu mereka menjangkau pasar baru. “Selama dua hari ini, penjualan naik cukup signifikan. Banyak pengunjung yang tertarik dengan produk lokal khas kecamatan,” kata Siti, salah satu pengrajin makanan tradisional.

Wakil Bupati menutup sambutan dengan mengajak warga menjaga budaya sebagai pilar pembangunan. “Budaya harus menjadi tuntunan. Nilai-nilai ini fondasi untuk membawa Kabupaten Malang lebih maju dan berdaya,” ucapnya.

Usai acara pembukaan, Lathifah Shohib meninjau seluruh stand untuk memberi apresiasi langsung kepada peserta, komunitas budaya, dan pelaku UMKM yang ikut memeriahkan kegiatan. Ia menegaskan kembali pentingnya gotong royong sebagai kekuatan masyarakat Malang. “Dengan kreativitas dan kebersamaan, saya yakin Malang terus tumbuh dan semakin sejahtera,” tuturnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru