Festival Musik Tepi Sawah Banyuwangi Angkat Pesona Ijen

Senin, 29 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang musisi tampil di panggung Festival Musik Tepi Sawah Banyuwangi 2025 dengan latar hamparan sawah dan pencahayaan artistik, Minggu (28/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Seorang musisi tampil di panggung Festival Musik Tepi Sawah Banyuwangi 2025 dengan latar hamparan sawah dan pencahayaan artistik, Minggu (28/9/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Hamparan sawah hijau di kaki Gunung Ijen berubah menjadi arena konser meriah pada Minggu (28/9/2025). Festival Musik Tepi Sawah yang digelar di halaman penginapan Teras Ijen, Desa Segobang, Kecamatan Licin, menyuguhkan perpaduan panorama alam pedesaan dengan lantunan musik yang syahdu.

Sejak sore, ratusan penonton mulai berdatangan, baik dari Banyuwangi maupun luar kota. Mereka disambut pemandangan sawah berterasiring, deretan pohon cengkeh, serta semilir angin pegunungan. Sambil menunggu matahari tenggelam, penonton menikmati alunan musik akustik yang berpadu dengan nuansa senja. Atmosfer syahdu itu kian lengkap dengan kilau cahaya senja yang jatuh di balik punggung Gunung Ijen.

Meski sempat diguyur hujan ringan, antusiasme pengunjung tak surut. Mereka tetap bertahan, baik yang duduk di kursi maupun lesehan di bawah pepohonan. Saat panggung dibuka dengan kolaborasi musik etnik Banyuwangi hingga tiupan saxophone, suasana semakin hidup. Banyak yang mengabadikan momen langka tersebut dengan kamera ponsel, mengabadikan siluet gunung dan sawah sebagai latar konser.

“Vibes-nya keren sekali. Menikmati musik sambil memandang gunung dan banyak areal persawahan. Nafas berlimpah oksigen di sini,” ujar Ayik, penonton asal Surabaya yang terlihat larut dalam suasana.

Ketika malam turun, lampu-lampu kecil mulai menyala di sekitar persawahan. Panggung musik pun semakin semarak. Neo Jibles membuka penampilan dengan lagu-lagu khas mereka yang membuat penonton bergoyang. Sorak sorai semakin pecah ketika Letto tampil membawakan tembang-tembang andalan yang telah ditunggu sejak awal. Ribuan pasang mata larut dalam lantunan musik, menciptakan suasana hangat di tengah udara sejuk pegunungan.

Lebih dari sekadar konser, Festival Musik Tepi Sawah juga menjadi ajang untuk mengangkat potensi lokal Banyuwangi. Dari wisata alam, kuliner tradisional, hingga homestay artistik yang tersebar di sekitar kawasan Ijen, semua dipromosikan dalam satu paket.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan bahwa festival ini dirancang bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga strategi promosi pariwisata.

“Musik Tepi Sawah ini sebenarnya hanyalah triger. Sejatinya kita sedang mempromosikan berbagai potensi wisata yang berkembang pesat di sekitar kaki Gunung Ijen, khususnya di Kecamatan sekitar Ijen dan sekitarnya,” terang Ipuk, Senin (29/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga meluncurkan paket wisata “Hot Deals 3D2N” serta “Ijen Golden Route”. Program ini mengintegrasikan pengalaman lengkap bagi wisatawan, mulai dari penginapan, destinasi, atraksi seni, hingga kuliner lokal. “Harapannya dapat meningkatkan perekonomian warga setempat,” tambahnya.

Dengan konsep yang memadukan musik, alam, dan kearifan lokal, Festival Musik Tepi Sawah kembali membuktikan diri sebagai agenda budaya yang mampu menggaet wisatawan sekaligus menghidupkan denyut ekonomi masyarakat.

“Konsep Golden Route ini adalah kolaborasi semua pelaku wisata, agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” pungkas Ipuk Fiestiandani.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan
Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik
Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:14

Gus Fawait Rombak Pejabat Pemkab Jember, Target Percepatan RPJMD Jadi Alasan

Kamis, 17 September 2026 - 09:06

Harhubnas 2026, Trans Jatim Gratis Sehari di 8 Koridor, Gubernur Khofifah Ajak Warga Beralih ke Transportasi Publik

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Berita Terbaru