Festival Tong Tjiu Pia 2025 Semarang Angkat Potensi UMKM dan Budaya Lokal, Meriahkan Malam Kranggan

Minggu, 5 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Suasana Kelurahan Kranggan, Kota Semarang, dipenuhi kegembiraan pada Sabtu malam (4/10/2025) saat Festival Tong Tjiu Pia 2025 digelar di sepanjang jalan inspeksi Kalikuping. Acara yang diprakarsai Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Krabat ini dimulai sejak pukul 18.00 WIB dan sukses menarik perhatian masyarakat dengan memadukan kuliner, UMKM, serta pertunjukan seni budaya.

Lebih dari 20 tenant kuliner dan UMKM ambil bagian dalam festival ini. Aneka hidangan khas seperti Bakpao Kelengan, Liang Tea Medan 77, bubur tradisional, moon cake, hingga produk unggulan UMKM dari RW 3 dan RW 5 Kranggan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Kehangatan suasana semakin lengkap dengan hadirnya berbagai atraksi seni, mulai dari musik gesek, barongsai, hingga pertunjukan wayang potehi yang memukau.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, hadir secara langsung untuk membuka acara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Pokdarwis Krabat yang konsisten mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Kranggan.

“Festival seperti ini sangat penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong kemajuan ekonomi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang mendukung wisata kota Semarang,” ujarnya. Usai memberikan sambutan, Wali Kota menyempatkan diri berkeliling dan membeli beberapa produk kuliner dari pelaku UMKM yang berpartisipasi.

Ketua Pokdarwis Krabat Kelurahan Kranggan, Hengky Hidayat, menyampaikan komitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai motor penggerak wisata berbasis masyarakat. Menurutnya, kolaborasi warga menjadi kunci keberhasilan festival.

“Kami akan terus melakukan pembinaan, menggerakkan warga, dan memperkuat sinergi antar RW agar Pokdarwis Krabat bisa menjadi motor penggerak wisata dan ekonomi lokal di Kranggan,” tegasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari padatnya pengunjung yang hadir hingga larut malam. Festival Tong Tjiu Pia tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana promosi efektif bagi UMKM, media pelestarian budaya, sekaligus ruang kolaborasi antarwarga. Kehadirannya dinilai mampu memperkuat karakter kawasan Kranggan sebagai destinasi wisata budaya sekaligus pusat kuliner khas di Kota Semarang.

Dengan kesuksesan tahun ini, Festival Tong Tjiu Pia 2025 diharapkan terus berkembang menjadi ikon budaya tahunan yang membanggakan.

“Festival ini membuktikan bagaimana masyarakat, UMKM, dan budaya lokal bisa berjalan beriringan untuk memajukan pariwisata kota,” pungkas Hengky.

Penulis : Rudi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru