Gandeng LPS, Charles Meikyansah Bentengi Ratusan UMKM Jember dari Bahaya Pinjol Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​JEMBER, RadarBangsa.co.id – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember kini menjadi perhatian serius dalam upaya penguatan ekonomi daerah. Guna membentengi para pelaku usaha dari jeratan investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal, Anggota DPR/MPR RI Fraksi Nasdem, Dr. H. Charles Meikyansah, S.Sos., M.I.Kom., menggelar sosialisasi dan edukasi keuangan berskala besar pada Selasa (16/6/2026).

​Acara yang berfokus pada pengenalan peran Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini menyasar ratusan pelaku UMKM di Jember. Agenda strategis ini turut menghadirkan Kepala Kantor Perwakilan LPS II Wilayah Indonesia Timur, Bambang S. Hidayat, dan tokoh masyarakat setempat, H. Kamil Gunawan.
​
​Dalam pemaparannya, Bambang S. Hidayat mengingatkan para pelaku usaha agar lebih selektif dan cerdas dalam memilih tempat menyimpan modal. Ia menegaskan bahwa seluruh bank resmi di Indonesia—baik bank umum maupun Bank Perekonomian Rakyat (BPR) berbasis konvensional dan syariah—wajib menjadi peserta penjaminan LPS. Keberadaan logo atau stiker LPS di kantor perbankan menjadi penanda utama legalitas tersebut.

​Lebih lanjut, Bambang membagikan rumus “Syarat 3T” agar tabungan nasabah dijamin mutlak oleh negara: Tercatat: Dana nasabah wajib masuk dalam sistem pembukuan resmi bank.

​Tingkat bunga simpanan: Bunga yang diperoleh tidak melebihi batas aman yang ditetapkan LPS.

​Tidak merugikan bank: Nasabah tidak memiliki rekam jejak buruk, seperti kasus kredit macet.
​
​Potensi ekonomi Jember tergolong sangat besar. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat lebih dari 600.000 pelaku UMKM di Jember yang didominasi oleh sektor mikro dan ultra mikro.

​Melihat potensi tersebut, H. Charles Meikyansah menegaskan komitmennya untuk mengawal ketahanan finansial para pelaku usaha lokal melalui program pembinaan yang berkelanjutan.

​”Kami berkomitmen mendampingi UMKM Jember agar bisa naik kelas. Pembinaan yang kami siapkan bersifat menyeluruh, mulai dari manajemen usaha, perluasan pasar, hingga memfasilitasi akses permodalan yang aman dan legal,” ujar legislator dari Dapil Jatim IV (Jember-Lumajang) tersebut.

​Melalui kolaborasi erat antara pihak legislatif dan LPS ini, masyarakat diimbau keras untuk mengabaikan tawaran instan dari fintech ilegal. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak pelaku UMKM Jember yang tidak hanya produktif, tetapi juga cerdas finansial dalam mengelola dan mengamankan aset usaha mereka.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru