Gaspol Infrastruktur! Jembatan Plumbungan Dikebut, Akses Warga Sidoarjo Terbuka

Minggu, 26 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peninjauan lokasi pembangunan jembatan Desa Plumbungan, Sukodono, Sabtu (25/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Peninjauan lokasi pembangunan jembatan Desa Plumbungan, Sukodono, Sabtu (25/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id —Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama TNI memastikan percepatan pembangunan jembatan penghubung di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Proyek ini dinilai krusial karena selama ini keterbatasan akses menghambat mobilitas warga dan aktivitas ekonomi, terutama saat musim hujan.

Peninjauan lapangan dilakukan langsung Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir dan Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo, Sabtu (25/4/2026). Kehadiran pimpinan daerah dan TNI ini menegaskan proyek tersebut masuk prioritas pembangunan daerah.

Bupati Subandi menegaskan, pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut akses yang terbatas selama ini berdampak langsung pada ekonomi, pendidikan, hingga aktivitas sosial warga.

“Ini bukan sekadar jembatan. Ini penghubung kehidupan warga. Selama ini akses terhambat, terutama saat musim hujan. Kami ingin memastikan warga punya akses yang layak dan aman,” ujar Subandi.

Ia menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau akses terbuka, ekonomi akan bergerak. Anak-anak lebih mudah ke sekolah, distribusi barang lancar, dan kualitas hidup masyarakat meningkat. Itu tujuan utamanya,” imbuhnya.

Dari sisi TNI, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan. Proyek ini, kata dia, tidak hanya mengandalkan anggaran pemerintah, tetapi juga melibatkan CSR dan partisipasi masyarakat.

“Kami ingin pembangunan ini menjadi contoh kolaborasi. Pemerintah, TNI, swasta, dan masyarakat bergerak bersama. Tujuannya agar pembangunan bisa cepat, tepat, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” jelas Kohir.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan setelah proyek selesai.

“Setelah jembatan ini jadi, tugas kita belum selesai. Harus dijaga bersama. Infrastruktur ini milik masyarakat, jadi keberlanjutannya juga tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo memastikan keterlibatan TNI dalam proses pembangunan akan maksimal, mulai dari pengawasan hingga dukungan tenaga di lapangan.

“Kami tidak hanya mengamankan, tapi juga terlibat langsung dalam prosesnya. Ini bagian dari komitmen TNI untuk hadir dan membantu masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan ini menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Ketika akses terbuka, kesejahteraan meningkat. Itu yang ingin kita capai bersama,” pungkasnya.

Bagi warga Desa Plumbungan, proyek ini menjadi harapan baru. Selama ini, akses yang terbatas kerap menyulitkan aktivitas harian, terutama saat debit air meningkat.

Dengan pembangunan jembatan, masyarakat berharap mobilitas lebih lancar, ekonomi tumbuh, dan layanan publik semakin mudah dijangkau. Kolaborasi ini pun diharapkan menjadi model pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan riil warga.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru