Gaspol Tekan Pengangguran, Pemkab Pasuruan Gandeng HR Club Siapkan Skema Serap Lulusan BLK

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Ketua HR Club Wahyu Budi Priyanto saat penandatanganan MoU, Sabtu (14/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo dan Ketua HR Club Wahyu Budi Priyanto saat penandatanganan MoU, Sabtu (14/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi menggandeng Komunitas Pengelola Sumber Daya Manusia (HR Club) dalam upaya percepatan penyerapan tenaga kerja lokal melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Sabtu (14/2/2026). Kolaborasi ini difokuskan pada penyelarasan kurikulum pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan kebutuhan riil industri di wilayah Pasuruan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dan Ketua HR Club Kabupaten Pasuruan, Wahyu Budi Priyanto. Kerja sama ini menjadi respons atas rendahnya tingkat serapan lulusan pelatihan kerja daerah yang selama ini dinilai belum optimal.

Wahyu menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir rata-rata serapan tenaga kerja hasil pelatihan daerah hanya berkisar 10 persen. Rendahnya angka tersebut dipicu minimnya komunikasi antara penyelenggara pelatihan dan dunia industri, sehingga kompetensi yang diajarkan belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Kita evaluasi bersama, ternyata problem utamanya ada pada kurangnya sinkronisasi. Link sudah ada, tetapi match-nya belum kuat. Maka MoU ini menjadi jawaban konkret atas persoalan tersebut,” ujar Wahyu usai penandatanganan.

Dalam skema baru ini, sebanyak 134 perusahaan yang tergabung dalam HR Club akan menyampaikan data kebutuhan tenaga kerja secara berkala kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pasuruan. Data tersebut mencakup jenis jabatan, kualifikasi kompetensi, hingga proyeksi kebutuhan tenaga kerja dalam periode tertentu.

Informasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan kurikulum pelatihan BLK agar lebih spesifik dan berbasis kebutuhan industri. Setiap tahun, ratusan peserta pelatihan diharapkan memperoleh keterampilan teknis yang benar-benar dibutuhkan pasar kerja.

Selain itu, HR Club bersama pemerintah daerah juga akan melakukan training need analysis guna memastikan pelatihan tepat guna dan tepat sasaran. Dengan pendekatan link and match yang diperkuat, target serapan lulusan BLK diproyeksikan mendekati 100 persen, khususnya pada perusahaan anggota HR Club.

Sementara itu, Bupati Rusdi Sutejo menyambut positif komitmen sektor swasta dalam mendukung penyerapan tenaga kerja lokal. Menurutnya, Pasuruan sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur membutuhkan model kolaborasi yang adaptif dan responsif terhadap dinamika pasar kerja.

“Pengurangan pengangguran tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Perlu kolaborasi erat dengan dunia usaha agar tenaga kerja lokal memiliki peluang yang adil dan kompetitif,” tegasnya.

Rusdi menilai, kerja sama ini tidak hanya berdampak pada penurunan angka pengangguran terbuka, tetapi juga memperkuat iklim investasi. Dengan ketersediaan tenaga kerja terampil yang siap pakai, daya tarik daerah bagi investor akan meningkat.

Ke depan, keberhasilan program ini akan menjadi indikator efektivitas sinergi antara birokrasi dan pelaku industri dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Kami ingin warga Pasuruan menjadi pelaku utama di daerahnya sendiri, bukan sekadar penonton,” pungkas Rusdi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru