Geger di Lamongan, Isu Perempuan dan Ayah Tiri Bikin Puluhan Warga Datangi Balai Desa

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga saat berkumpul di Balai Desa Kemlagilor, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Warga saat berkumpul di Balai Desa Kemlagilor, Senin (31/8/2026). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Puluhan warga Dusun Berasan, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, mendatangi Balai Desa Kemlagilor pada Senin (31/8/2026) malam.

Kedatangan warga dipicu keresahan atas persoalan pribadi yang berkembang menjadi isu di lingkungan setempat. Warga meminta pemerintah desa dan pihak berwenang memberikan penjelasan serta memastikan persoalan tersebut ditangani sesuai ketentuan.

Warga khawatir isu yang berkembang tanpa kejelasan dapat memicu kesalahpahaman dan berdampak pada hubungan sosial di lingkungan mereka.

Kedatangan warga didominasi pemuda dan kaum ibu. Mereka menunggu proses pertemuan dan mediasi yang berlangsung di Balai Desa Kemlagilor.

Dalam pertemuan tertutup tersebut hadir perangkat desa, Kepala Desa Kemlagilor Abdul Rohim, Kepala Dusun Berasan, perwakilan warga, serta aparat pengamanan dari Polsek Turi.

Pertemuan membahas keresahan yang disampaikan warga sekaligus kemungkinan langkah lanjutan. Salah satunya berkaitan dengan pengawalan apabila terdapat pihak yang hendak menyampaikan laporan kepada penyidik kepolisian.

Seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan persoalan tersebut sebelumnya juga sempat menjadi pembicaraan di lingkungan setempat.

“Dulu sudah pernah melahirkan, sekarang yang kedua. Keluarganya memang tertutup dan tinggal satu rumah dengan ibunya,” ujar warga tersebut.

Namun, informasi yang berkembang di tengah masyarakat tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. Hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima kepolisian terkait dugaan perkara yang menjadi sumber keresahan warga.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid saat dikonfirmasi pada Selasa (1/9/2026) membenarkan belum adanya laporan yang masuk.

“Saat ini belum ada laporan masuk. Unit PPA Satreskrim Polres Lamongan belum menerima laporan,” jelas Ipda M. Hamzaid.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Berita Terbaru