Gerak Cepat di Rupit, Pemkab Muratara Gandeng Kejari Cek Harga Bapokting Jelang Ramadhan

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Disperindagkop Muratara bersama Kejari Lubuklinggau saat monitoring harga bapokting di Pasar Lawang Agung, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tim Disperindagkop Muratara bersama Kejari Lubuklinggau saat monitoring harga bapokting di Pasar Lawang Agung, Selasa (3/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MUSI RAWAS UTARA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bergerak cepat memantau harga barang pokok penting (bapokting) di Pasar Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Selasa (3/3/2026), menjelang Ramadhan dan Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan stok bagi masyarakat.

Monitoring dipimpin Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Muratara dengan melibatkan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Tim turun langsung mengecek harga komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai merah, dan bawang merah.

Kepala Disperindagkop Muratara, Kodri, SE., MAP, mengatakan pengawasan ini merupakan agenda rutin setiap menghadapi hari besar keagamaan. Pemerintah ingin memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat.

“Kami memastikan harga barang pokok tetap stabil, stok tersedia, dan distribusi berjalan lancar agar daya beli masyarakat terjaga selama Ramadhan hingga Lebaran,” ujar Kodri.

Selain memeriksa daftar harga, petugas juga berdialog dengan pedagang untuk menggali informasi terkait pasokan dan distribusi. Dari hasil pemantauan sementara, harga komoditas utama terpantau relatif stabil dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan.

Keterlibatan Kejaksaan Negeri Lubuklinggau menjadi bagian dari penguatan pengawasan distribusi. Aparat penegak hukum memantau potensi praktik penimbunan maupun permainan harga yang berpotensi merugikan konsumen.

Sinergi ini dinilai penting mengingat tren kenaikan permintaan bahan pokok setiap Ramadhan kerap memicu fluktuasi harga. Pemerintah daerah berupaya mengantisipasi gejolak pasar sejak dini agar tidak berdampak luas pada stabilitas ekonomi daerah.

Pemkab Muratara memastikan monitoring akan dilakukan secara berkala di sejumlah pasar tradisional lainnya. Langkah preventif ini juga menjadi bentuk perlindungan konsumen sekaligus menjaga iklim perdagangan yang sehat.

“Kami ingin masyarakat Muratara menjalani Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok,” tutup Kodri.(ADV/Separi)

Penulis : Separi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru