Gerak Cepat Pemkab Asahan Perkuat Posyandu, Fokus Cegah Stunting

Selasa, 7 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua TP Posyandu Asahan saat meninjau layanan kesehatan di posyandu, Selasa (7/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua TP Posyandu Asahan saat meninjau layanan kesehatan di posyandu, Selasa (7/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Asahan terus menguatkan layanan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi posyandu di tingkat kelurahan. Upaya ini ditunjukkan lewat kunjungan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, ke sejumlah posyandu, Selasa (7/4/2026).

Kunjungan tersebut menyasar Posyandu Kelurahan Siumbut-Umbut dan Posyandu Cendrawasih di Kelurahan Dadimulyo sebagai bagian dari evaluasi langsung layanan kesehatan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Yusnila didampingi sejumlah pejabat daerah, termasuk camat, lurah, serta pengurus Tim Pembina Posyandu tingkat kecamatan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal dan tepat sasaran.

Berbagai layanan diberikan kepada masyarakat, mulai dari penimbangan balita, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga pemantauan tumbuh kembang anak. Selain itu, pemeriksaan kesehatan bagi lansia juga dilakukan sebagai bagian dari pendekatan layanan lintas usia.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja kader posyandu dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Yusnila menegaskan bahwa posyandu harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. “Kegiatan posyandu tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengimbau para ibu untuk rutin membawa anak ke posyandu setiap bulan agar tumbuh kembang balita dapat terpantau dengan baik.

Optimalisasi layanan posyandu menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah daerah untuk menekan angka stunting. Selain itu, posyandu juga diharapkan menjadi pusat edukasi kesehatan bagi masyarakat.

Langkah ini dinilai krusial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan kesehatan sejak dini.

Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan. “Kami ingin posyandu menjadi pusat pelayanan dan edukasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkas Yusnila.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru