Gerdal WBC Digelar di 19 Kecamatan, Pemkab Lamongan Kejar Target Selamatkan Produksi Padi

Rabu, 8 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Wereng Batang Coklat menggunakan drone digelar di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Wereng Batang Coklat menggunakan drone digelar di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan, Rabu (8/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal OPT) Wereng Batang Coklat (WBC) secara serentak di 19 kecamatan, Rabu (8/7/2026). Aksi yang dipusatkan di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, itu dilakukan sebagai langkah cepat mengantisipasi gagal panen sekaligus menjaga posisi Lamongan sebagai lumbung pangan terbesar di Jawa Timur.

Pengendalian dilakukan dengan memanfaatkan drone bantuan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Langkah tersebut diambil setelah serangan wereng batang coklat teridentifikasi di 19 kecamatan sehingga membutuhkan penanganan serentak untuk menekan penyebaran hama.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pengendalian terpadu menjadi strategi utama untuk memutus siklus penyebaran wereng batang coklat yang berpotensi mengancam produksi padi petani.

“Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan gerakan pengendalian hama terpadu secara serentak di sembilan belas kecamatan di Lamongan. Karena yang sudah terpapar wereng batang coklat ada di sembilan belas kecamatan, maka pengendaliannya juga harus dilakukan secara bersama-sama,” kata Yuhronur Efendi.

Ancaman tersebut menjadi perhatian karena sektor pertanian merupakan penopang utama perekonomian daerah. Lamongan memiliki luas lahan pertanian mencapai 103.483 hektare, terdiri atas 95.745 hektare lahan baku sawah yang meliputi 53.057 hektare sawah tadah hujan, 42.688 hektare sawah irigasi, serta 7.773 hektare lahan bukan sawah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Tahun 2025, Kabupaten Lamongan mencatat produksi padi sebesar 904.928 ton Gabah Kering Giling (GKG) atau sekitar 950 ribu ton. Capaian tersebut menempatkan Lamongan sebagai daerah dengan produksi padi tertinggi di Jawa Timur.

Data lapangan periode 1 Juni hingga 3 Juli 2026 menunjukkan luas areal waspada serangan wereng batang coklat telah mencapai 2.186,88 hektare yang tersebar di 19 kecamatan. Populasi hama tercatat berkisar 10 hingga 20 ekor per rumpun dan berpotensi berkembang hingga tiga generasi dalam satu musim tanam apabila tidak segera dikendalikan, sehingga meningkatkan risiko kerusakan tanaman hingga gagal panen.

Wilayah yang masuk area waspada meliputi Kecamatan Sugio, Karangbinangun, Glagah, Sukodadi, Laren, Karanggeneng, Lamongan, Tikung, Kembangbahu, Sarirejo, Kedungpring, Sekaran, Pucuk, Babat, Modo, Maduran, Turi, Kalitengah, dan Deket.

Dalam kegiatan tersebut, Tenaga Ahli Wakil Menteri Pertanian RI, Mujiburrahman, menyampaikan pemerintah pusat terus mendukung sektor pertanian melalui bantuan sarana dan prasarana agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani.

“Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pengendalian hama sekaligus menjaga target swasembada pangan nasional, “pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru