PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menangani gorong-gorong yang ambles di Jalan Jaksa Agung Suprapto, tepatnya di Simpang Empat Petungasri, Kecamatan Pandaan, Rabu (26/8/2026).
Petugas dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) serta Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan langsung meninjau lokasi untuk menentukan langkah penanganan setelah kejadian tersebut.
Kabid SDA Kabupaten Pasuruan, Bensu Roa Priyadi, mengatakan hasil pengecekan menunjukkan saluran gorong-gorong tersumbat tumpukan sampah rumah tangga dan sedimentasi tanah yang pekat.
“Kerusakannya cukup dalam sampai mengakibatkan luapan air ke Jalan Raya Kasri dan menghambat arus lalu lintas. Ternyata setelah kami cek, sumbatannya berasal dari tumpukan sampah rumah tangga,” kata Bensu melalui sambungan seluler, Kamis (27/8/2026).
Sebagai penanganan awal, petugas membersihkan tumpukan sampah sebelum membongkar bagian jalan yang terdampak menggunakan ekskavator atau backhoe.
Pembongkaran jalan dilakukan secara menyeluruh karena gorong-gorong lama akan diganti dengan konstruksi baru.
“Kita bersihkan sampahnya kemudian kita bongkar untuk kita ganti dengan yang baru,” imbuhnya.
Kabid Bina Marga Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan, Danang, menambahkan amblesnya jalan juga dipicu tingginya volume kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut.
Jalan yang terdampak memiliki lebar sekitar 10 meter. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian setempat terkait skenario pengaturan dan pengalihan arus lalu lintas selama perbaikan.
“Ada opsi penutupan jalan secara total selama proses perbaikan, atau ditutup separuh secara bergantian. Namun, jika menggunakan sistem buka-tutup, proses perbaikan pasti memakan waktu lebih lama,” ujar Danang.
Bagian jalan yang akan dibongkar memiliki panjang sekitar 10 meter dengan lebar sekitar 1 meter. Struktur gorong-gorong lama yang rusak nantinya diganti menggunakan box culvert beton.
Menurut Danang, penggunaan box culvert dipilih agar konstruksi lebih kuat menghadapi beban kendaraan yang melintas, mengingat jalur tersebut memiliki lalu lintas yang cukup padat.
“Optionnya ya diganti menggunakan box culvert beton supaya lebih kuat menahan beban kendaraan yang lalu lalang, apalagi di sini cukup padat lalu lintasnya,” tegasnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar