Grand Final GenRe Nganjuk 2026 Pecah, Fokus Tekan Stunting Remaja

Minggu, 5 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Grand Final Duta GenRe Kabupaten Nganjuk 2026 di Gedung Wanita, Kamis (2/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Grand Final Duta GenRe Kabupaten Nganjuk 2026 di Gedung Wanita, Kamis (2/4/2026) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

NGANJUK, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKKB) menggelar Grand Final Duta Generasi Berencana (GenRe) 2026 di Gedung Wanita Kabupaten Nganjuk, Kamis (2/4/2026). Ajang ini menjadi sorotan karena membawa misi besar menekan angka stunting dan pernikahan dini di kalangan remaja.

Kegiatan yang diikuti puluhan pelajar tersebut tidak sekadar kompetisi, melainkan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun ketahanan remaja melalui edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan masa depan.

Grand Final Duta GenRe 2026 berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan pendukung. Sebanyak 20 finalis atau 10 pasang yang telah lolos seleksi ketat tampil mempresentasikan gagasan dan advokasi mereka di hadapan dewan juri.

Dewan juri terdiri dari Bunda GenRe Nganjuk S Wahyuni Marhaen, Ketua GOW Nganjuk dr. Widhi Nastiti Trihandy, serta Pembina GenRe Jawa Timur Imam Haidar. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kemampuan komunikasi, wawasan, hingga komitmen terhadap isu remaja.

Hasilnya, perwakilan SMAN 1 Nganjuk mendominasi panggung dengan meraih juara pertama kategori putra dan putri. Rastra Indra Wicaksono dan Filzamiswari Layaliya Zahrani berhasil tampil unggul setelah melalui proses penilaian ketat.

Selain itu, sejumlah peserta lain juga meraih penghargaan, termasuk kategori favorit dan best advocacy yang menjadi indikator kuatnya peran remaja dalam menyuarakan isu sosial di lingkungan mereka.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menegaskan bahwa ajang Duta GenRe memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menilai kegiatan ini sebagai wadah penting untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi remaja.

“Anak-anakku harus berani merencanakan masa depan, baik pendidikan, karier, maupun keluarga. Jauhi pernikahan dini, hindari narkoba, dan katakan tidak pada seks pranikah,” tegasnya.

Kepala Dinas PPKKB Nganjuk, Asti Widyartini, menambahkan bahwa program GenRe dirancang untuk mencetak pendidik sebaya yang mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Program ini bertujuan meningkatkan sosialisasi Bangga Kencana serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui penguatan peran remaja,” jelasnya.

Ajang Duta GenRe menjadi bagian dari upaya konkret pemerintah dalam merespons persoalan remaja yang berdampak luas, seperti pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, dan minimnya edukasi kesehatan reproduksi. Isu ini dinilai berkorelasi langsung dengan tingginya angka stunting.

Tingginya jumlah pendaftar pada tahun ini, mencapai 182 peserta, menunjukkan meningkatnya kesadaran remaja terhadap pentingnya perencanaan kehidupan. Hal ini sekaligus menjadi indikator keberhasilan program edukasi yang dijalankan pemerintah daerah.

Para pemenang diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga aktif mengedukasi teman sebaya dan masyarakat luas. Peran mereka dinilai krusial dalam memperkuat kampanye pencegahan sejak dini.

Bupati Nganjuk memastikan para pemenang Duta GenRe 2026 akan mewakili daerah ke tingkat Provinsi Jawa Timur. Ia berharap mereka mampu membawa nama baik Nganjuk sekaligus memperluas dampak edukasi kepada generasi muda.

“Juara 1 akan kita kirim ke tingkat provinsi. Harapannya mereka bisa menjadi pelopor perubahan bagi remaja di Nganjuk,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru