SAMPANG, RadarBangsa.co.id – Asmaraloka Resto dan Cafe resmi dibuka di Jalan Raya Camplong, Kabupaten Sampang, Kamis (12/2/2026). Peresmian ditandai pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Sampang, Lora Mahfudz, disaksikan tamu undangan dan warga sekitar.
Resto dan kafe milik Achmad Jamali (28), warga Sokobanah, Sampang, itu mengusung konsep kuliner Madura dengan sentuhan rasa internasional. Pembukaan usaha baru ini dinilai berpotensi mendorong perputaran ekonomi lokal dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam sambutannya, Lora Mahfudz menyampaikan apresiasi atas hadirnya pelaku usaha muda yang berinvestasi di wilayah Camplong. Ia berharap kehadiran Asmaraloka memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Semoga kafe ini bisa mengembangkan perekonomian Kabupaten Sampang, khususnya Camplong, serta membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Lora.
Ia juga berpesan agar pengelola terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan. Menurutnya, keberlanjutan usaha sangat ditentukan oleh kreativitas dan tanggung jawab pengelola dalam membaca kebutuhan pasar.
Owner Asmaraloka, Achmad Jamali, mengatakan resto yang dirintisnya dirancang untuk semua kalangan. Menu yang ditawarkan memadukan cita rasa khas Madura dengan pengolahan modern, dengan harga terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.
“Kami ingin resto ini bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya segmen tertentu, tetapi juga petani dan masyarakat umum,” kata Jamali.
Secara konsep, Asmaraloka menghadirkan area indoor dan outdoor dengan dekorasi bertema kapal, menciptakan suasana santai bagi keluarga maupun anak muda. Selain menyasar pasar lokal, pengelola menargetkan tempat ini menjadi salah satu destinasi kuliner baru di Sampang.
Dari sisi dampak sosial, usaha ini menyerap 11 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari warga sekitar. Jamali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan usaha dan memperluas kontribusi ekonomi bagi lingkungan setempat.
“Kami ingin tumbuh bersama masyarakat dan ikut menggerakkan ekonomi lokal,” pungkasnya.
Penulis : Noer
Editor : Zainul Arifin


















Komentar