Gubernur Khofifah Bangga Karya Siswa SMK Jatim Tembus Panggung Fashion Dunia

Senin, 8 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para model memperagakan karya busana siswa SMK Jawa Timur dalam ajang Centrestage 2025: Asia’s Fashion Spotlight di Hong Kong, 3–6 September 2025. Koleksi ini berhasil menarik perhatian buyer internasional dan hampir seluruhnya terjual habis. (Foto: Dok. Pemprov Jatim)

Para model memperagakan karya busana siswa SMK Jawa Timur dalam ajang Centrestage 2025: Asia’s Fashion Spotlight di Hong Kong, 3–6 September 2025. Koleksi ini berhasil menarik perhatian buyer internasional dan hampir seluruhnya terjual habis. (Foto: Dok. Pemprov Jatim)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Dunia pendidikan vokasi Jawa Timur kembali mencatat prestasi membanggakan. Sebanyak 11 sekolah menengah kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Jatim sukses menampilkan karya busana di ajang Centrestage 2025: Asia’s Fashion Spotlight yang berlangsung di Hong Kong pada 3–6 September 2025.

Karya-karya pelajar SMK tersebut tidak hanya memikat perhatian pengunjung, tetapi juga dilirik langsung oleh pelaku industri mode internasional. Total transaksi mencapai hampir Rp100 juta, disertai pemesanan lanjutan dari buyer dan desainer mancanegara.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan siswa SMK Jatim menembus pasar internasional membuktikan bahwa pendidikan vokasi Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

“Prestasi ini adalah bukti bahwa pendidikan vokasi kita tidak kalah saing dengan negara lain. Anak-anak SMK Jatim telah menunjukkan bahwa karya mereka bukan hanya berstandar industri, tapi juga berkelas global,” ujar Khofifah di Surabaya, Senin (8/9).

Ia menilai pengalaman mengikuti ajang internasional tidak hanya menghasilkan capaian komersial, tetapi juga menjadi ruang belajar nyata bagi siswa. “Ini bukan sekadar pencapaian, tapi proses pembelajaran yang sangat berharga. Anak-anak kita belajar berjejaring, beradaptasi dengan standar global, dan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka mampu bersaing,” tambahnya.

Khofifah menegaskan Pemprov Jatim akan terus memperkuat pendidikan vokasi, baik melalui peningkatan kualitas teaching factory, penguatan kolaborasi dengan industri, maupun program upskilling bagi guru kejuruan.

“Kami akan terus mendukung pengembangan potensi siswa SMK, termasuk membentuk asosiasi tata busana SMK, galeri fashion SMK Jatim, dan memperluas jejaring industri. Sinergi seperti inilah yang mempercepat kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi pasar kerja global,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada guru, kepala sekolah, dan mitra industri yang telah membimbing siswa hingga bisa menembus panggung internasional. “Kerja keras ini telah membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia di kancah dunia,” tegas Khofifah.

Selama empat hari pameran, stan SMK Jatim selalu ramai didatangi pengunjung, mulai dari pembeli umum hingga desainer ternama. Hampir seluruh koleksi yang dipamerkan terjual habis. Namun, karena keterbatasan jumlah produk, tidak sedikit pengunjung yang kecewa tidak kebagian.

Menariknya, sejumlah desainer internasional juga memberikan masukan berharga bagi para pelajar, mulai dari soal penyesuaian ukuran, penguatan identitas desain, hingga strategi ekspansi ke pasar global.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut keterlibatan siswa SMK Jatim di ajang Centrestage 2025 sebagai langkah strategis untuk meneguhkan kualitas vokasi di mata dunia.

“Selama ini karya murid SMK kita dikenal di tingkat nasional. Kini, melalui Centrestage di Hong Kong, kita membuktikan bahwa karya pelajar Jawa Timur juga layak bersaing di tingkat internasional,” jelas Aries.

Ia menambahkan, pengalaman ini tidak hanya sekadar prestasi, tetapi juga suntikan kepercayaan diri bagi siswa. “Ini pengalaman yang luar biasa dan menjadi bekal penting bagi mereka untuk bisa mengikuti ajang pameran dan fashion event kelas dunia lainnya,” katanya.

Aries memastikan tindak lanjut pasca-event akan segera dilakukan. “Kami akan memperkuat sisi kurasi desain, kualitas produk, hingga standar ukuran global agar lebih kompetitif. Selain itu, rencana pembentukan asosiasi SMK Tata Busana dan galeri fashion SMK Jatim akan segera kami akselerasi,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak
Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas
Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:41

12.730 Anak Tak Sekolah di Probolinggo, Ning Marisa Ajak PKK Bergerak

Kamis, 5 November 2026 - 08:28

Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Berita Terbaru