Alvi Maulana Pilih Pacet untuk Buang Potongan Tubuh Kekasih Asal Lamongan, Ini Alasannya

Senin, 8 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka kasus mutilasi, Alvi Maulana, digiring petugas dengan kondisi kaki terluka setelah ditembak karena mencoba melawan saat ditangkap. Ia mengenakan baju tahanan oranye saat dihadirkan di Mapolres Mojokerto. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Tersangka kasus mutilasi, Alvi Maulana, digiring petugas dengan kondisi kaki terluka setelah ditembak karena mencoba melawan saat ditangkap. Ia mengenakan baju tahanan oranye saat dihadirkan di Mapolres Mojokerto. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id – Kasus mutilasi yang dilakukan Alvi Maulana (24) terhadap kekasihnya sendiri, TAS (25), warga Made Kidul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, perlahan mulai terurai. Polisi mengungkap alasan di balik pemilihan kawasan Pacet, Mojokerto, sebagai lokasi pembuangan potongan tubuh korban.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto, menjelaskan bahwa Pacet dipilih bukan secara kebetulan. Menurutnya, wilayah pegunungan dengan kondisi jalan berliku, jurang dalam, serta suasana sepi pada malam hari dianggap pelaku sebagai tempat paling aman untuk menghilangkan jejak kejahatan.

“Selama satu tahun saya di sini, sudah empat kali terjadi di wilayah Pacet. Saya pastikan semua pelaku akan kami tangkap,” tegas AKBP Ihram dalam konferensi pers, Senin (8/9/2025).

Sebelum membuang potongan tubuh ke Pacet, Alvi terlebih dahulu menghabisi nyawa TAS di kamar kos kawasan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya. Dengan pisau dapur, ia menusuk leher korban hingga tewas. Tubuh korban kemudian diseret ke kamar mandi dan dimutilasi.

“Agar tidak terdengar tetangga, pelaku memotong tubuh korban di dalam kamar mandi,” jelas Kapolres.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan berbagai alat, mulai pisau dapur, pisau besar, palu, hingga gunting baja. Potongan tubuh kemudian disimpan dalam tas merah dan beberapa kantong plastik.

Sekitar pukul 04.00 WIB, Alvi melaju dengan sepeda motor menuju Mojokerto. Dalam perjalanan, ia sempat berhenti di dua titik berbeda untuk membuang bagian tubuh korban di sepanjang Jalan Raya Pacet–Batu.

“Cara pelaku membuang sambil berjalan membawa tas, kemudian dilempar dan dicecer di pinggir jalan,” kata AKBP Ihram.

Polisi menduga Alvi cukup mengenal kawasan Pacet, terutama suasananya yang sepi pada dini hari sehingga dianggap aman dari pantauan warga. Namun dugaan itu justru keliru. Jejak kejahatan yang ia coba sembunyikan akhirnya terungkap.

Untuk menemukan seluruh potongan tubuh TAS, kepolisian mengerahkan puluhan personel yang dibantu Unit Satwa Ditsamapta Polda Jatim. Penyisiran dilakukan hingga radius 200 meter, hingga semua bagian tubuh korban berhasil ditemukan.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil forensik untuk menyatukan kembali potongan tubuh tersebut sekaligus memastikan detail peristiwa.

“Pacet tidak boleh lagi menjadi lokasi pembuangan jenazah. Kami serius menangani kasus ini agar tidak terulang,” pungkas Kapolres Mojokerto.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru