Gubernur Khofifah Dorong Warga Jatim di Kepri Jadi Motor Harmoni

Senin, 8 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan Gubernur Khofifah dengan warga Jatim di Kepulauan Riau. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana pertemuan Gubernur Khofifah dengan warga Jatim di Kepulauan Riau. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BATAM, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan kembali pentingnya kontribusi warga Jatim di Kepulauan Riau (Kepri) dalam menjaga harmoni sosial dan mendorong pembangunan daerah. Hal itu disampaikan dalam Forum Silaturahmi masyarakat Jatim di Kepri yang digelar di Hotel Nagoya Hill, Batam, Minggu (7/12) malam.

Dalam forum yang dihadiri ratusan perantau tersebut, Khofifah mengatakan bahwa diaspora Jatim memiliki karakter kuat dalam membangun jaringan sosial dan ekonomi. Menurutnya, nilai kebersamaan yang selama ini dijunjung warga Jatim menjadi modal besar dalam memperkokoh hubungan antardaerah.
“Guyub rukun itu bukan jargon. Itu energi yang nyata untuk memperkuat harmoni di tempat panjenengan tinggal,” ujarnya.

Khofifah menambahkan bahwa dinamika pembangunan Kepri yang terus berkembang membutuhkan dukungan masyarakat dari berbagai latar belakang. Ia memuji kemampuan warga Jatim beradaptasi dan mengambil peran konstruktif.
“Saya melihat warga Jatim di Kepri selalu menjadi bagian dari solusi. Ini harus terus dijaga,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor perdagangan dan UMKM melalui kolaborasi antarprovinsi.
“Kita ingin Jatim dan Kepri terhubung bukan hanya secara emosional, tetapi juga melalui rantai ekonomi yang saling menguntungkan,” katanya.
Khofifah bahkan mendorong diaspora untuk mengembangkan jejaring digital lintas wilayah agar produk-produk daerah lebih mudah diakses pasar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutannya menyebut bahwa keragaman suku di Kepri menjadi potret keberhasilan toleransi daerah. Dengan 22,93 persen penduduk bersuku Jawa, kontribusi warga Jatim dinilai cukup besar dalam menjaga stabilitas sosial.
“Kepri sejak 2022 hingga 2025 selalu berada di posisi atas untuk indeks moderasi. Warga Jatim berperan nyata di dalamnya,” ungkap Ansar.

Ia menilai kehadiran Khofifah bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat hubungan emosional antara pemerintah daerah dan warganya di rantau. “Silaturahmi ini memperkuat rasa memiliki terhadap tanah perantauan,” katanya.

Ketua Paguyuban Masyarakat Jatim di Kepri, Imam Tohari, berharap pertemuan ini membuka jalur dialog yang lebih rutin.
“Warga Jatim di Kepri ingin tetap terhubung dengan pemerintah Jatim agar berbagai persoalan dapat dicarikan solusi bersama,” ucapnya.

Beberapa warga juga menyampaikan aspirasi seperti peningkatan pelatihan kerja, dukungan beasiswa anak perantau, serta peluang pemasaran produk UMKM.
“Kami ingin tumbuh bersama di Kepri, sambil tetap menjaga identitas sebagai warga Jatim,” tutur seorang peserta.

Menutup acara, Khofifah mengajak diaspora Jatim terus memperkuat harmoni.
“Kerukunan adalah kekuatan besar. Mari terus berkarya, menjaga persaudaraan, dan membawa manfaat bagi daerah rantau serta Jawa Timur,” katanya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru