Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-58 di Desa Kaibon Madiun, Pastikan Harga Terkendali Jelang Idul Fitri

Jumat, 13 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah membagikan sembako di Pasar Murah Desa Kaibon Madiun, Kamis 12 Maret, Kamis,(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah membagikan sembako di Pasar Murah Desa Kaibon Madiun, Kamis 12 Maret, Kamis,(Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MADIUN, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-58 di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (12/3). Kegiatan ini digelar untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang perayaan Idul Fitri.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah menekankan bahwa pasar murah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.

“Pasar Murah ini merupakan bagian dari program stabilisasi harga sekaligus upaya mendekatkan kebutuhan bahan pokok kepada masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Khofifah.

Kegiatan pasar murah di Desa Kaibon menghadirkan berbagai komoditas pokok dengan harga lebih rendah dibanding harga pasar umum. Warga dapat membeli beras premium seharga Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, komoditas lainnya seperti gula pasir dijual Rp14.000 per kilogram, bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, paket cabai Rp5.000 per 200 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack. Harga yang lebih rendah ini secara signifikan membantu masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah.

“Telur di luar Rp30.000, di sini kami jual Rp22.000. Ayam di luar Rp42.000, di sini Rp30.000. Ini tentu meringankan masyarakat,” jelas Khofifah.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, Gubernur Khofifah juga membagikan bantuan pangan bagi kelompok rentan, termasuk beras untuk lanjut usia serta telur untuk ibu hamil dan anak-anak, sebagai bagian dari pemenuhan gizi keluarga.

Kegiatan ini juga menjadi ajang dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Produk UMKM diborong oleh Gubernur Khofifah dan kemudian dibagikan kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Siti, seorang buruh pabrik rokok yang hadir dalam kegiatan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Terima kasih sudah diadakan pasar murah. Ini sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya. Warga lain, Ana, menambahkan, “Terima kasih sudah memberikan sembako gratis dan dengan diadakannya pasar murah warga mendapat harga yang murah.”

Gubernur Khofifah menekankan bahwa beberapa komoditas yang kerap berkontribusi terhadap inflasi di Jawa Timur, seperti cabai rawit, ayam ras, dan telur ayam ras, memerlukan perhatian khusus pemerintah. Oleh karena itu, pasar murah merupakan salah satu bentuk intervensi untuk menekan harga agar tetap terkendali dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Ini salah satu upaya mengendalikan inflasi melalui kegiatan seperti pasar murah. Kami terus memantau distribusi dan pasokan logistik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ucap Khofifah.

Kegiatan pasar murah ke-58 di Desa Kaibon menunjukkan langkah nyata pemerintah provinsi dalam memastikan kebutuhan pokok terjangkau bagi masyarakat menjelang Idul Fitri. Dengan adanya pasar murah, bantuan pangan, dan dukungan terhadap UMKM lokal, masyarakat mendapat kemudahan sekaligus perlindungan terhadap kenaikan harga yang signifikan.

“Pasar Murah ini tidak hanya meringankan masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui dukungan UMKM,” pungkas Gubernur Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru