Gubernur Khofifah Gratiskan Tarif Trans Jatim di Hari Santri

Selasa, 21 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan tarif gratis untuk seluruh pengguna layanan Trans Jatim, kecuali armada luxury, dalam rangka memperingati Hari Santri pada 22 Oktober 2025. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk apresiasi Gubernur Khofifah Indar Parawansa terhadap masyarakat yang mendukung transportasi publik inklusif, modern, dan berkelanjutan.

Program tarif gratis ini menjadi inisiatif langsung Gubernur Khofifah sekaligus upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap moda transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

“Momentum Hari Santri kami maknai sebagai refleksi nilai pengabdian, keikhlasan, dan gotong royong. Semangat itu pula yang kami bawa dalam setiap kebijakan pembangunan, termasuk di sektor transportasi. Dengan tarif gratis Trans Jatim di Hari Santri ini, kami ingin memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Jawa Timur sekaligus mengajak mereka untuk mulai beralih ke moda transportasi publik yang lebih ramah lingkungan,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (21/10).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa transportasi publik adalah hak seluruh warga, dan pemerintah berkewajiban menyediakan layanan ini sebagai bagian dari pelayanan dasar. “Transportasi massal bukan hanya soal kendaraan dan rute, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan baru: berpindah bersama, saling menghormati di jalan, dan ikut menjaga bumi yang kita tinggali,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa tarif gratis Trans Jatim juga memiliki fungsi edukatif. Masyarakat diharapkan lebih memahami manfaat transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung layanan Trans Jatim yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan standar pelayanan modern. Dari situ akan tumbuh kesadaran baru bahwa transportasi publik adalah masa depan mobilitas perkotaan yang beradab dan efisien,” kata Khofifah.

Lebih jauh, pemberlakuan tarif gratis ini juga sejalan dengan komitmen Pemprov Jatim menekan kemacetan, mengurangi emisi gas buang, dan memperkuat ketahanan energi daerah. “Ketika lebih banyak masyarakat beralih ke transportasi umum, kita tidak hanya mengurangi kepadatan lalu lintas, tetapi juga menekan emisi karbon dan polusi udara. Ini kontribusi nyata Jawa Timur dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup,” ujarnya.

Program ini sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mengenal layanan Trans Jatim yang kini terus dikembangkan melalui perluasan koridor dan peningkatan fasilitas. Dengan tarif gratis, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan layanan berstandar tinggi tanpa biaya.

Gubernur Khofifah juga menekankan filosofi JATIM BISA Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif sebagai pedoman pembangunan transportasi di Jawa Timur. “Dalam konteks transportasi, JATIM BISA berarti masyarakat memiliki akses transportasi yang layak; seluruh kalangan bisa menikmatinya; kolaborasi lintas sektor terus dijalankan; dan Jawa Timur terus berinovasi menghadapi tantangan kota masa depan,” jelasnya.

Nilai-nilai santri turut menjadi inspirasi kebijakan publik yang menekankan kemandirian dan kepedulian lingkungan. “Santri mengajarkan kemandirian, kesederhanaan, dan tanggung jawab sosial. Ketika kita memilih naik Trans Jatim, kita menerjemahkan nilai itu dalam tindakan nyata: menghemat energi, mengurangi polusi, dan membangun budaya tertib di jalan,” imbuhnya.

Khofifah berharap tarif gratis Trans Jatim di Hari Santri 2025 dapat mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari. Pemerintah juga berkomitmen memperluas koridor, menambah armada, dan meningkatkan fasilitas halte serta sistem layanan digital agar Trans Jatim semakin mudah diakses dan diminati.

“Semangat santri bukan hanya milik pondok pesantren, tetapi milik seluruh masyarakat Jawa Timur. Naik Trans Jatim di Hari Santri adalah langkah kecil menuju perubahan besar, menuju Jawa Timur yang tangguh, hijau, dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru