Gubernur Khofifah Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo di Banjarbaru, Jatim Terbanyak dengan 26 Titik Aktif

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARBARU, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri peresmian 166 titik Sekolah Rakyat (SR) dan peletakan batu pertama 104 SR permanen se-Indonesia yang dipimpin lansung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak secara nasional, dengan 26 titik yang seluruhnya telah beroperasi dan menjangkau ribuan siswa dari keluarga kurang mampu.

Peresmian Sekolah Rakyat dilaksanakan di SRT 9 Banjarbaru, Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan (BBPPK) Banjarmasin, Jalan Trikora, Landasan Ulin, Banjarbaru, Senin (12/1). Kegiatan ini menjadi tonggak penting pelaksanaan program prioritas nasional di sektor pendidikan dan pengentasan kemiskinan.

Dari total 166 titik Sekolah Rakyat yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Jawa Timur menempati peringkat pertama dengan 26 titik. Posisi berikutnya ditempati Jawa Barat dengan 20 titik, Sulawesi Selatan 16 titik, Jawa Tengah 14 titik, dan Aceh sebanyak 8 titik.

“Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi provinsi dengan Sekolah Rakyat terbanyak. Ini menunjukkan keseriusan kami mendukung program prioritas Presiden, khususnya dalam memperluas akses pendidikan bagi keluarga miskin dan miskin ekstrem,” ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa di sela acara.

Khofifah menjelaskan, seluruh 26 Sekolah Rakyat di Jawa Timur telah beroperasi dan menampung sekitar 2.450 siswa. Seluruh peserta didik direkrut dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sehingga tepat sasaran.

“Sekolah Rakyat adalah ikhtiar nyata memutus mata rantai kemiskinan. Pendidikan menjadi kunci paling efektif untuk mengangkat derajat keluarga miskin secara berkelanjutan,” kata Khofifah.

Ia menegaskan, siswa Sekolah Rakyat mendapatkan pendidikan berasrama dengan seluruh kebutuhan ditanggung negara, mulai dari makan, tempat tinggal, hingga fasilitas pembelajaran. Model ini dirancang agar anak-anak dapat belajar secara optimal tanpa terbebani persoalan ekonomi keluarga.

Gubernur Khofifah menyebut Jawa Timur sejak awal sangat agresif dalam mengembangkan Sekolah Rakyat. Ia bahkan turun langsung meninjau pelaksanaan SR di berbagai daerah, mulai Surabaya, Jombang, Malang, hingga Pacitan.

“Tujuan kami jelas, menyukseskan visi Presiden Prabowo dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus memutus kemiskinan struktural. Ke depan, kami terus berikhtiar menambah titik Sekolah Rakyat agar semakin banyak anak mendapat akses pendidikan yang adil dan inklusif,” ujarnya.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah mengajukan tambahan delapan titik Sekolah Rakyat yang saat ini masih dalam proses administrasi dan verifikasi.

Dalam acara peresmian, ratusan siswa dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat dari berbagai provinsi menampilkan pertunjukan seni dan keterampilan. Jawa Timur mengirimkan 14 siswa terbaik beserta perwakilan kepala sekolah.

“Ada satu siswi dari SRT 47 Malang dan satu siswi dari SRT 7 Probolinggo yang menyampaikan pidato dalam Bahasa Arab di hadapan Presiden. Ini bukti kualitas dan potensi anak-anak Sekolah Rakyat,” kata Khofifah.

Selain itu, atraksi baris-berbaris kolaboratif dari SR Kota Pasuruan bersama sekolah lintas agama binaan Polres Pasuruan Kota juga menuai pujian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya mengapresiasi seluruh kementerian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat yang terlibat menyukseskan Sekolah Rakyat.

“Saya sangat terharu. Anak-anak yang tadinya sulit sekolah, kini punya harapan dan masa depan. Ini bukti negara harus hadir membela yang lemah,” kata Presiden Prabowo.

Ia menegaskan, pemerintah akan terus bekerja keras agar kekayaan negara dapat dirasakan seluruh rakyat, salah satunya melalui perluasan Sekolah Rakyat di berbagai daerah.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung Presiden Prabowo yang mulai diimplementasikan sejak 2025.

“Hingga kini, 166 titik Sekolah Rakyat telah dibuka di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota. Total menampung 14.822 siswa, 2.218 guru, dan 4.889 tenaga kependidikan,” ujar Saifullah Yusuf.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Gubernur Khofifah dalam mengawal langsung pelaksanaan Sekolah Rakyat di Jawa Timur.

“Terima kasih Ibu Khofifah. Jawa Timur menjadi provinsi dengan penyelenggaraan Sekolah Rakyat tertinggi, dan pembangunannya juga sangat progresif,” katanya.

Dengan capaian terbanyak secara nasional, Jawa Timur menjadi contoh konkret kolaborasi pusat dan daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan. Keberlanjutan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga menjadi instrumen strategis pengentasan kemiskinan menuju Indonesia Emas 2045.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian
Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah
SMPN 1 Bangsalsari Jember Kembangkan Gulat, Siapkan Atlet Pelajar ke Popda Jatim
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Festival Film Santriwati Warnai Penutupan HSN 2026 di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:41

Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:14

Biro Adpim Jatim Raih Penghargaan, Literasi Digital Santri Jadi Perhatian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08

Polres Lamongan Gelar Apel Satgas Polisi Jogo Sekolah

Berita Terbaru