Gubernur Khofifah Pecahkan Rekor, Misi Dagang Jatim-Malaysia Tembus Rp15,25 Triliun

Rabu, 29 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (29/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin Misi Dagang dan Investasi Jatim-Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu (29/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KUALA LUMPUR, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mencetak rekor baru dalam Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur-Malaysia 2026. Forum ekonomi yang digelar di Pavilion Hotel Kuala Lumpur, Rabu (29/4/2026), membukukan transaksi fantastis mencapai Rp15,25 triliun, tertinggi sepanjang sejarah misi dagang Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Jawa Timur semakin agresif memperluas pasar ekspor dan memperkuat investasi di tengah ketidakpastian ekonomi global. Bagi masyarakat, transaksi jumbo ini dinilai berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja baru, penguatan UMKM, hingga stabilitas ekonomi daerah.

Forum bertajuk East Java Trade and Investment Forum 2026 itu diikuti sekitar 105 pelaku usaha dari Indonesia dan Malaysia. Mereka berasal dari berbagai sektor strategis, mulai industri pangan, perkebunan, manufaktur, hingga logistik.

Nilai transaksi tersebut terdiri dari penjualan sebesar Rp14,58 triliun, pembelian Rp19,55 miliar, serta komitmen investasi mencapai Rp650 miliar. Angka ini melampaui capaian misi dagang Jawa Timur sebelumnya, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Khofifah menegaskan, misi dagang bukan sekadar agenda bisnis, melainkan strategi pemerintah daerah untuk memperkuat daya tahan ekonomi sekaligus memperluas akses pasar produk Jawa Timur ke level internasional.

“Pertemuan hari ini untuk membangun kesamaan perspektif, bagaimana proses trade and investment antara Jatim dan Malaysia bisa saling menguatkan kedua belah pihak,” kata Khofifah.

Menurutnya, Malaysia menjadi mitra strategis karena memiliki kedekatan geografis, historis, dan budaya dengan Indonesia, khususnya Jawa Timur. Kondisi itu menjadi modal penting dalam mempercepat hubungan perdagangan yang lebih konkret.

Khofifah juga menyoroti posisi strategis Jawa Timur sebagai pusat distribusi nasional. Dengan jumlah penduduk mencapai 42,3 juta jiwa dan menjadi penyangga logistik Indonesia Timur, Jawa Timur dinilai memiliki kekuatan pasar yang sangat besar.

“Jawa Timur adalah market besar. Sekitar 80 persen supply logistik wilayah Indonesia Timur berasal dari Jawa Timur. Ini menjadi kekuatan utama kita,” ujarnya.

Komoditas yang mendominasi transaksi dalam forum ini antara lain tembaga, tepung, tembakau, kopi, teh, rempah-rempah, makanan olahan, hingga bahan kimia. Produk-produk tersebut menjadi tulang punggung ekspor yang selama ini menopang pertumbuhan industri daerah.

Di sektor investasi, salah satu kerja sama strategis yang disepakati adalah pembangunan kawasan terintegrasi layanan karantina, logistik, dan perdagangan Jatim Hub di kawasan Puspa Agro. Proyek ini diproyeksikan mempercepat arus distribusi barang ekspor-impor dan menekan biaya logistik.

Dampak dari investasi ini dinilai sangat luas. Selain mempercepat aktivitas perdagangan, proyek logistik terintegrasi itu juga berpotensi menekan harga distribusi barang, meningkatkan efisiensi rantai pasok, dan memperkuat daya saing produk lokal.

Khofifah menegaskan, misi dagang tahun ini berbeda dibandingkan tahun 2022 yang lebih fokus pada penjajakan. Kali ini, transaksi konkret sudah terjadi dan langsung menggerakkan ekonomi.

“LOI yang sudah ditandatangani akan menjadi bagian untuk ditindaklanjuti dengan harapan pada skala yang lebih besar lagi,” tegasnya.

Data perdagangan tahun 2025 menunjukkan hubungan dagang Jawa Timur dan Malaysia cukup kuat. Neraca perdagangan mencatat surplus USD967,06 juta, dengan ekspor mencapai USD1,53 miliar dan impor sebesar USD572,37 juta.

Produk ekspor utama Jawa Timur ke Malaysia meliputi olahan tepung, sabun, preparat, tembakau, rokok, serta produk kayu. Sementara impor dari Malaysia didominasi plastik dan turunannya.

Khofifah juga memberi perhatian khusus kepada pelaku UMKM dan koperasi yang ikut terlibat dalam forum tersebut. Menurutnya, UMKM harus menjadi bagian utama dalam rantai ekspor agar manfaat ekonomi tidak hanya dinikmati industri besar.

“Kepada pelaku UMKM, koperasi, dan industri, terima kasih atas sinerginya. Kita ingin konektivitas usaha ini terus tumbuh dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.

Duta Besar RI untuk Malaysia, Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menilai forum ini menjadi momentum penting memperkuat hubungan ekonomi regional. Menurutnya, kerja sama konkret seperti ini bisa membuka jalan baru bagi perdagangan Indonesia-Malaysia.

Ia memastikan Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur siap mengawal tindak lanjut kerja sama agar tidak berhenti di atas kertas.

“Saya yakin interaksi hari ini akan semakin memperkuat ekonomi Indonesia-Malaysia, khususnya melalui peningkatan kolaborasi regional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru