Gubernur Khofifah Salurkan 9.300 Drum Aspal, Perbaiki Jalan Desa se-Jawa Timur

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan aspal drum kepada Bupati Lamongan untuk perbaikan jalan di Jawa Timur, Sabtu (16 Maret 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan aspal drum kepada Bupati Lamongan untuk perbaikan jalan di Jawa Timur, Sabtu (16 Maret 2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat pembangunan infrastruktur jalan melalui program bantuan aspal drum bagi pemerintah kabupaten dan desa. Hingga tahun 2026, sebanyak 9.300 drum aspal telah disalurkan untuk mempercepat perbaikan jalan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di berbagai wilayah Jawa Timur.

Program yang digagas oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, ini menjadi bagian dari strategi kolaboratif antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur jalan kabupaten maupun desa yang rusak.

Program bantuan aspal drum tersebut merupakan bagian dari Program Pembinaan Jalan Kabupaten yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Skema program ini menekankan kolaborasi antarlevel pemerintahan untuk mempercepat proses pemeliharaan jalan di daerah.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah provinsi menyediakan bantuan aspal dalam bentuk drum, sementara pemerintah kabupaten dan desa bertanggung jawab menyiapkan tenaga kerja, material agregat, serta pelaksanaan perbaikan jalan di lapangan.

Program ini mulai dijalankan sejak tahun 2024. Pada tahap awal implementasi, Pemprov Jawa Timur menyalurkan lebih dari 1.500 drum aspal kepada empat kabupaten sebagai pilot project perbaikan jalan daerah.

Pada tahun 2025, cakupan program diperluas secara signifikan. Sebanyak lebih dari 5.300 drum aspal disalurkan kepada 20 kabupaten di Jawa Timur guna mempercepat penanganan kerusakan jalan.

Sementara itu, pada tahun 2026 pemerintah provinsi menargetkan penyaluran sebanyak 7.000 drum aspal. Hingga saat ini, sekitar 2.500 drum telah disalurkan kepada sejumlah kabupaten dan kota yang membutuhkan, dengan prioritas daerah yang memiliki tingkat kerusakan jalan paling tinggi.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mempercepat pemeliharaan jalan, terutama penanganan lubang jalan yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Dengan dukungan aspal dari Pemprov dan agregat dari pemerintah kabupaten maupun desa, pemeliharaan jalan seperti penambalan lubang bisa dilakukan lebih cepat sehingga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat meningkat,” ujarnya di Surabaya, Sabtu (16/3/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah bantuan aspal setiap tahun mencerminkan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah.

“Perbaikan jalan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan program ini kita ingin memastikan aksesibilitas masyarakat semakin baik sehingga mobilitas dan aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih lancar,” kata Khofifah.

Berdasarkan perhitungan teknis pemerintah provinsi, total bantuan aspal yang telah dan akan disalurkan sejak 2024 hingga 2026 diperkirakan mampu memperbaiki jalan kabupaten dan desa seluas sekitar 485.000 meter persegi.

Dengan asumsi lebar rata-rata jalan sekitar lima meter, program tersebut setara dengan perbaikan hampir 100 kilometer ruas jalan di berbagai daerah di Jawa Timur. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi, memperlancar distribusi logistik, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Khofifah menilai kualitas infrastruktur jalan memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah karena mempermudah mobilitas masyarakat dan arus distribusi barang.

“Ketika jalan semakin baik, distribusi barang dan mobilitas masyarakat juga semakin lancar. Ini tentu akan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan di daerah,” jelasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa dapat terus diperkuat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih merata di seluruh wilayah Jawa Timur.

“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan kerja bersama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa, kita bisa menghadirkan infrastruktur yang lebih baik bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru