Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp24 Miliar dan Santunan Duka untuk Korban Campak di Sumenep

Minggu, 24 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk salah satu warga penerima bantuan saat penyaluran bansos dan zakat produktif di Kabupaten Sumenep, Sabtu (23/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memeluk salah satu warga penerima bantuan saat penyaluran bansos dan zakat produktif di Kabupaten Sumenep, Sabtu (23/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SUMENEP, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat jaringan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Dalam kunjungan ke Kabupaten Sumenep, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan sosial (bansos) dan zakat produktif dengan total nilai mencapai Rp24 miliar. Penyerahan dilakukan di Pendopo Kabupaten Sumenep, Sabtu (23/8/2025).

“Alhamdulillah, bansos dan zakat produktif terus kita salurkan. Kabupaten Sumenep ini menjadi titik ke-28. Semoga bisa menjadi penguatan sosial ekonomi masyarakat,” ujar Khofifah.

Berbagai jenis bantuan disalurkan, mulai dari ASPD untuk 106 penerima sebesar Rp3,6 juta per tahun, PKH Plus untuk 2.628 keluarga sebesar Rp2 juta per tahun, hingga bantuan kemiskinan ekstrem bagi 9.262 orang senilai Rp1,5 juta per tahun.

Tak hanya itu, Khofifah juga menyerahkan alat bantu mobilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas, BLT buruh pabrik rokok, bantuan pendidikan KIP Putri Jawara, serta program pemberdayaan BUMDes dan Jatim Puspa untuk sejumlah desa dengan nilai bervariasi antara Rp83 juta hingga Rp154 juta.

Selain itu, ada pula tali asih bagi Tagana dan TKSK, bantuan operasional pendamping PKH Plus, hingga bantuan permakanan bagi Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA). Tidak ketinggalan, zakat produktif bagi 50 pedagang ultra mikro masing-masing Rp500 ribu.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengingatkan agar bantuan dipergunakan sesuai kebutuhan. Ia menyoroti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait indikasi penggunaan bansos untuk judi online.

“PPATK menyebut ada lebih dari 9 ribu penerima manfaat di Jatim yang bansosnya dipakai untuk judi online dengan nilai Rp53 miliar. Saya pesan, tolong bansos dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok, bukan untuk hal-hal yang merugikan,” tegasnya.

Selain menyalurkan bansos, Gubernur Khofifah juga memberikan santunan duka kepada 17 keluarga korban meninggal akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di Sumenep. Setiap keluarga menerima Rp10 juta.

“Kami menyampaikan dukacita mendalam untuk bapak-ibu yang putra-putrinya dipanggil Allah karena campak. Ada yang masih berusia 10 bulan hingga 2 tahun. Mari bersama kita kirimkan doa,” ucap Khofifah haru.

Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jatim. Ia menilai bantuan tersebut melengkapi program sosial Pemkab Sumenep yang juga fokus memberdayakan UMKM, memperluas akses pendidikan, dan meningkatkan layanan kesehatan.

“Upaya ini menjadi cara untuk memutus rantai kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan menurunkan angka kemiskinan ekstrem sehingga masyarakat lebih sejahtera,” jelasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru