Gubernur Khofifah: SMA/SMK/SLB Negeri di Jatim Bebas Pungli, Prestasi Harus Terus Ditingkatkan

Rabu, 27 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersalaman dengan peserta jalan sehat di GOR Joyoboyo, Kediri, Rabu (27/8/2025). Acara diikuti sekitar 21 ribu murid dan guru SMA/SMK/SLB se-Kediri dalam rangka HUT ke-80 RI. (Foto: Pemprov Jatim)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersalaman dengan peserta jalan sehat di GOR Joyoboyo, Kediri, Rabu (27/8/2025). Acara diikuti sekitar 21 ribu murid dan guru SMA/SMK/SLB se-Kediri dalam rangka HUT ke-80 RI. (Foto: Pemprov Jatim)

KEDIRI, RadarBangsa.co.id – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan jalan sehat di Kota Kediri, Rabu (27/8), yang diikuti sekitar 21 ribu murid dan guru SMA/SMK/SLB negeri maupun swasta. Acara yang dipusatkan di GOR Joyoboyo itu dilepas langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.

Mengambil tema “Tolak Pungli, Raih Prestasi”, jalan sehat ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak hanya melepas peserta, Khofifah ikut berjalan kaki menyapa para siswa dan guru yang antusias.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga dunia pendidikan dari praktik pungutan liar (pungli).

“Kami tegaskan tidak ada pungli di sekolah-sekolah negeri SMA, SMK, maupun SLB di Jawa Timur. Semua kebutuhan operasional dibahas terbuka antara sekolah dan komite melalui dokumen RKAS,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sekolah negeri telah mendapat dukungan anggaran dari Dana BOS, BPOPP, hingga partisipasi masyarakat yang bersifat sukarela. Apabila masih ada kebutuhan tambahan, mekanismenya tetap melalui musyawarah dengan komite sekolah.

“Bisa dipastikan tidak ada pungutan liar atau pemaksaan dalam bentuk apa pun tanpa melalui keputusan bersama. Semua transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Selain isu transparansi, Khofifah menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai bekal Generasi Emas 2045. Ia mencontohkan keberadaan SMA Taruna Brawijaya di Kediri yang mengedepankan nilai cinta tanah air, agama, serta bela negara.

“Kami berharap penguatan pendidikan karakter ini mampu melahirkan generasi yang unggul, disiplin, dan berprestasi,” kata Khofifah.

Provinsi Jawa Timur, lanjutnya, telah mencatat prestasi gemilang di tingkat nasional. Selama enam tahun berturut-turut, Jatim menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur SNBP dan SNBT. Bahkan, di bidang kejuruan, SMK Jatim meraih juara umum Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tiga tahun berturut-turut.

Kegiatan jalan sehat juga diramaikan dengan berbagai hadiah. Panitia menyiapkan lebih dari 500 doorprize, mulai dari sepeda, televisi, kulkas, motor listrik, hingga perlengkapan rumah tangga. Tidak hanya itu, Khofifah memberikan empat paket umroh khusus bagi dua murid dan dua guru yang beruntung.

Momen pengundian hadiah umroh menjadi salah satu yang paling berkesan. Seorang murid yang terpilih bahkan menyatakan hadiah tersebut akan ia berikan kepada orang tuanya, sementara guru penerima hadiah tampak terharu karena untuk pertama kalinya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut kegiatan ini bukan hanya sarana kebugaran, tetapi juga ajang memperkuat persaudaraan dan kecintaan pada tanah air.

“Puluhan ribu siswa dan guru yang ikut menunjukkan betapa besar semangat kebersamaan dan sportivitas dari dunia pendidikan kita,” ujarnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Berita Terbaru