Gubernur Khofifah Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2 Malang, Ajak Santri Sedekah Oksigen

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah Indar Parawansa bersama santri saat penanaman pohon di Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah Indar Parawansa bersama santri saat penanaman pohon di Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak para santri tidak berhenti menjadikan cinta lingkungan sebagai pengetahuan, tetapi mengubahnya menjadi kebiasaan nyata.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat bersama santri pramuka peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 menanam 1.000 pohon di Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2 Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026).

Bagi Khofifah, menanam pohon bukan sekadar aktivitas penghijauan. Ia menyebutnya sebagai bentuk “sedekah oksigen” yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kalau saya lebih menyebut menanam ini, intinya kita sedang sedekah oksigen. Jadi cinta lingkungan salah satunya dengan menanam,” katanya.

Khofifah menekankan keterlibatan santri menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan menjaga lingkungan. Menurutnya, kepedulian terhadap alam harus diwujudkan melalui tindakan, mulai dari menanam hingga memastikan pohon yang ditanam dapat tumbuh dan terawat.

“Anak-anak santri ini kita ajak untuk mencintai lingkungan dengan cara yang sederhana, yaitu menanam. Jangan sampai cinta lingkungan hanya menjadi pengetahuan, tetapi harus menjadi kebiasaan. Hari ini mereka menanam, kemudian merawatnya, dan mudah-mudahan kebiasaan itu mereka bawa kembali ke pesantren dan lingkungan masing-masing,” urainya.

Kegiatan tersebut juga menjadi pembelajaran tentang kesabaran dan tanggung jawab. Khofifah mengatakan, manfaat pohon tidak hanya untuk mereka yang menanam hari ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

“Pohonnya kita tanam sekarang, yang menikmati nanti bukan hanya kita, tetapi juga generasi berikutnya. Ini yang ingin kita tanamkan kepada anak-anak santri,” katanya.

Sebanyak 1.000 pohon yang ditanam terdiri dari 300 pohon mangga, 300 pohon pule, 300 pohon tabebuya, dan 100 pohon maja.

Sebelum penanaman, jenis pohon dan lokasi telah dikoordinasikan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur serta Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Koordinasi dilakukan untuk menyesuaikan jenis tanaman dengan kondisi lahan pesantren.

Dalam kegiatan itu, Khofifah secara simbolis menanam pohon maja. Sementara titik penanaman masing-masing jenis pohon ditentukan pengasuh Pondok Pesantren Wisata An-Nur 2 Al-Murtadlo dengan mempertimbangkan kondisi lahan.

“Topografi tanahnya cocok untuk itu. Maka kita koordinasikan, kemudian hari ini kita menanam 1.000 pohon. Ada pule, mangga, maja, dan tabebuya,” katanya.

Kegiatan penanaman turut diikuti Mahrus dari Direktorat Jenderal Pesantren, Rio Ashadi dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, Bupati Malang M. Sanusi, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Kabupaten Malang.

Khofifah mengubah aksi tanam 1.000 pohon bersama santri menjadi pesan bahwa cinta lingkungan harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar pengetahuan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim
Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh
Ultimatum 5×24 Jam untuk PT IIS Asian Agri Group, Aktivis Soroti HGU hingga CSR di Pelalawan
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik
Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya
Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan
Sidoarjo Incar Juara Umum Porprov 2027, Masa Depan Atlet Ikut Disiapkan
2.000 Lowongan Kerja Dibuka di Sidoarjo, Pencari Kerja Disabilitas Juga Punya Kesempatan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:23

Khofifah Kenang Yasuo Fukuda, Tokoh yang Bantu Perkuat Investasi Jepang di Jatim

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58

Kapolrestabes Semarang Soroti Modus Narkoba Lewat Vape Saat Safari Subuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:56

Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan, dari Pangan hingga Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:47

Khofifah Luncurkan Trans Jatim Koridor II Malang Raya, Disabilitas Gratis Selamanya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:56

Atap Gudang Padi Timpa Tiga Rumah, Puting Beliung Rusak Tiga Desa di Lamongan

Berita Terbaru