Gubernur NTB Tegaskan Sinergi Jaga Stabilitas Pasca Insiden DPRD

Minggu, 31 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal memimpin rapat koordinasi virtual bersama bupati dan wali kota se-NTB dari ruang kerjanya di Mataram, Minggu (31/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal memimpin rapat koordinasi virtual bersama bupati dan wali kota se-NTB dari ruang kerjanya di Mataram, Minggu (31/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MATARAM, RadarBangsa.co.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama bupati dan wali kota se-NTB secara virtual pada Minggu (31/8). Pertemuan ini digelar menyusul insiden di Kantor DPRD Provinsi NTB yang menimbulkan kekhawatiran publik.

Dalam arahannya, Iqbal menegaskan komitmen pemerintah provinsi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, dan seluruh kepala daerah kabupaten/kota untuk memperketat pengamanan di kantor pemerintahan maupun fasilitas umum.

“TNI akan berada di garis depan dalam upaya pengamanan, sementara Polri berada di lapis berikutnya untuk menjaga situasi tetap kondusif,” kata Iqbal.

Selain memperkuat aparat keamanan, ia meminta seluruh struktur pemerintahan di daerah meningkatkan pengawasan sejak level terbawah, mulai dari RT/RW, desa, kelurahan hingga kecamatan. Menurutnya, setiap akses keluar masuk lingkungan harus diawasi secara ketat agar tidak dimanfaatkan pihak luar yang berpotensi mengganggu ketertiban.

“Kita perlu mengantisipasi masuknya pihak-pihak luar yang bisa merusak ketenangan masyarakat,” ujarnya.

Isu keterlibatan pelajar dalam aksi anarkis juga menjadi sorotan. Iqbal menegaskan agar seluruh kepala sekolah SMA dan SMK di NTB mengatur kembali jadwal belajar sehingga siswa tetap berada di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan agar generasi muda tidak mudah terprovokasi.

“Kita tidak ingin anak-anak SMA dan SMK terjerumus menjadi korban provokasi. Perjuangan sejati adalah dengan ilmu, karya, dan cinta damai,” pesannya.

Menutup pertemuan, Gubernur NTB mengajak masyarakat tetap tenang, waspada, dan tidak terjebak provokasi. Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi kewajiban bersama.

“Menjaga kedamaian bukan hanya kewajiban pemerintah, tapi tanggung jawab seluruh masyarakat NTB. Mari kita jaga NTB sebagai daerah yang damai, beradab, dan penuh semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Penulis : Aini

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru