Gus Fawait Tegaskan Ekonomi Inklusif dan Ketahanan Pangan Jember

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember di Kantor DPRD Jember, Jumat (14/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember di Kantor DPRD Jember, Jumat (14/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

JEMBER, RadarBangsa.co.id – Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Komitmen itu disampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia di Kantor DPRD Jember, Jumat (14/9/2026).

Gus Fawait mengatakan sejumlah program prioritas daerah terus dipacu agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Program tersebut mencakup home care, pelayanan kesehatan gratis hingga alokasi beasiswa.

“Kita mulai dengan home care, pelayanan kesehatan gratis, beasiswa, dan lain sebagainya. Itu bagian dari ikhtiar kita bahwa pertumbuhan ekonomi dan keadilan di Jember bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat, terutama kaum-kaum yang selama ini marginal atau belum mendapatkan perhatian dari pemerintah,” ujar Gus Fawait.

Menurutnya, berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjalankan perintah Presiden RI sekaligus memperkuat kolaborasi antara Pemkab Jember, Forkopimda Plus dan seluruh pihak terkait.

Pada sektor pangan, Gus Fawait memastikan kondisi ketahanan pangan Jember sangat aman. Ia menyebut produksi padi dan beras Jember pada 2025 kembali masuk posisi tiga besar.

“Sangat aman di Jember. Pertumbuhan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 lalu masuk lagi ke posisi tiga besar. Tahun ini, meskipun ada ancaman ketidakstabilan cuaca di berbagai daerah, kita optimis,” terangnya.

Kesiapan menghadapi potensi tantangan cuaca, termasuk El Nino, didukung pembangunan irigasi perpompaan, optimalisasi lahan pertanian serta dukungan TNI dan Polri.

“Dengan support penuh tersebut, saya yakin sektor pangan di Jember kondisinya akan jauh lebih baik dan kita lebih siap menghadapi tantangan cuaca ketimbang tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Penulis : Herry

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru