Gus Shobih Lepas Peserta Bromo KOM 2026, UMKM dan Wisata Pasuruan Ikut Panen Berkah

Senin, 8 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih melepas ribuan peserta Bromo KOM 2026 di Taman Ria Suropati, Gondang Wetan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Bromo melalui Wonokitri, Tosari. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Gus Shobih melepas ribuan peserta Bromo KOM 2026 di Taman Ria Suropati, Gondang Wetan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan Bromo melalui Wonokitri, Tosari. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kabupaten Pasuruan kembali menjadi pusat perhatian pecinta olahraga sepeda nasional dan internasional melalui gelaran Bromo KOM 2026. Ajang balap tanjakan paling bergengsi di Indonesia ini tidak hanya menghadirkan persaingan atlet dan penghobi sepeda, tetapi juga membawa dampak signifikan bagi sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

Ribuan peserta dari berbagai daerah dan mancanegara memadati kawasan Taman Ria Suropati, Desa Bajangan, Kecamatan Gondang Wetan, Sabtu (6/6/2026), yang menjadi titik pit stop sebelum melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Bromo melalui Kabupaten Pasuruan.

Wakil Bupati Pasuruan, M. Shobih Asrori atau yang akrab disapa Gus Shobih, secara langsung melepas para peserta menuju Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta menikmati panorama alam serta beragam destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Pasuruan.

“Selamat menikmati keindahan alam menuju Gunung Bromo melalui Kabupaten Pasuruan. Kami berharap para peserta dapat kembali lagi bersama keluarga untuk menikmati berbagai destinasi wisata yang kami miliki,” ujar Gus Shobih.

Menurutnya, penyelenggaraan Bromo KOM bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan dari berbagai wilayah bahkan luar negeri.

Kehadiran lebih dari seribu pesepeda dinilai memberikan efek ekonomi langsung bagi masyarakat. Mulai dari sektor kuliner, penginapan, UMKM, hingga penjualan oleh-oleh khas Pasuruan ikut merasakan dampak positif dari meningkatnya kunjungan wisatawan selama acara berlangsung.

“Terima kasih karena Kabupaten Pasuruan kembali dipercaya menjadi bagian penting dari Bromo KOM. Kehadiran para peserta tentu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal,” katanya.

Sementara itu, Founder Main Sepeda sekaligus Direktur Utama DBL Indonesia, Azrul Ananda, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang terus mendukung penyelenggaraan Bromo KOM dari tahun ke tahun.

Ia menjelaskan, lokasi pit stop di Pasuruan dipilih karena strategis dan menjadi jalur ideal menuju titik start KOM Challenge di kawasan Pasrepan.

Tahun ini Bromo KOM XII diikuti lebih dari 1.000 cyclist yang berasal dari 314 komunitas sepeda serta peserta dari 14 negara. Pengamanan dilakukan secara terpadu melibatkan unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Tantangan utama dimulai dari Pasrepan menuju Wonokitri dengan panjang lintasan 24,6 kilometer. Para peserta harus menaklukkan elevasi 1.634 meter dengan gradien tanjakan mencapai 20 persen, menjadikan rute ini sebagai salah satu tanjakan paling ikonik dan menantang di Indonesia.

“Bromo KOM bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang memperkenalkan keindahan alam dan potensi daerah kepada dunia,” pungkas Azrul.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru