Gus Zakky, “Makan Sego Langgi Sunan Sendangduwur Ternyata Bisa Obati Segala Penyakit”

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini,ternyata belum bisa menjawab persoalan dan kebutuhan yang menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat,utamanya dalam dunia kesehatan,sebab tidak sedikit dari pasien yang mengidap penyakit kronis dan sudah divonis oleh dokter itu tidak bisa disembuhkanya,walaupun sudah di rujuk ke Rumah sakit internasional di luar negeri pun ternyata masih mental juga,malah pulangnya sudah berupa jenazah alias berakhir dengan meninggal dunia,itu menandakan kecanggihan teknologi belum bisa menghancurkan semua penyakit.

Kita jangan pesimis,kita mempunyai Allah yang menciptakan jagat raya ini dan yang menciptakan kecanggihan diluar nalar manusia,walaupun tidak dengan obat kimia yang puluhan juta rupiah kalau hanya dengan godong simbuk’an lalu bisa sembuh dari sakit perutnya kita mau apa,wong semua yang menyembuhkanya juga Allah Swt.

Bacaan Lainnya

Hasil penelitian yang dilakukan oleh tokoh Supranatural nasional Kyai.M.Muzakkin(Gus Zakky) ini, Sego Langgi warisan resep dari kanjeng Sunan Sendangduwur Raden Noer Rahmad ini ternyata bisa dijadikan alternatif pengobatan secara herbal,sudah banyak pasien yang datang berobat ke pesantrenya,pondok pesantren khusus rehabilitasi sakit jiwa dan narkoba Asma’Berojomusti, di Jl,Sekanor,Sendangagung Paciran Lamongan Jawa timur yang diasuhnya sendiri,

Menurutnya,”Bila ada keluarga yang sakit kronis,dan dunia medis sudah angkat tangan,coba berilah makan Sego Langgi saja,sambil memperbanyak baca istighfar dan sholawat, insyaallah diberi kesembuhan oleh Allah SWT”,Tuturnya, saat ditemui awak media di pesantrennya,Jum’at (20/09/2019).

Sego langgi-nya nanti bisa membuat sendiri dirumah,atau bisa minta tolong pada warga Sendangduwur atau Sendangagung untuk dibuatkanya,sebab mereka adalah ahlinya yang mayoritas bisa bikin semua sejak dari nenek moyangnya hingga turun temurun sampai sekarang ini,jadi generasi sekarang yang tidak doyan dengan Sego langgi itu salah besar,karena di dalam Sego langgi itu mengandung obat herbal dan tak kalah pentingnya dengan makan Sego langgi berarti kita sudah tabarukan pada kanjeng Sunan Sendangduwur,

Apalagi bila makan Sego langgi itu pas bulan nisfussya’ban yaitu bertepatan dengan haulnya Mbah Sunan Sendangduwur pasti akan tambah semakin mantab,buktinya ribuan pengunjung dari luar kota kalau pas ada haul semuanya ikut menyerbunya,

Selain itu,kata Gus Zakky,Pria yang juga ketua umum JCW(Jatim Corruption Watch)Provinsi Jawa timur ini menambahkan,”Mbah Raden Noer Rahmad Sunan Sendangduwur, dulu kalau makan ya Sego langgi itu,namun sekarang oleh warga setempat bila membuat Sego langgi biasanya hanya satu tahun sekali,menunggu pas nisfussya’ban, bersamaan dengan haulnya Mbah Sunan Sendang, padahal andaikan setiap hari warga mau membuat dan dimakan bersama keluarga atau ada warung khusus yang jual Sego langgi diseputaran pesarean,tentu malah akan semakin baik,dan pasti jadi jujukan orang luar kota yang penasaran dengan Sego langgi-nya Mbah Sunan,
Contohnya di Lasem Rembang ada Lontong Tuyuhan, kuliner yang ada kaitanya dengan sejarah Sunan Bonang waktu dulu berdakwa disana,”, Ungkapnya.

Semua itu yang penting adalah sejauh mana kita optimis,karena segala penyakit Allah-lah yang akan menyembuhkanya,

Sabda Rosulullah Saw “Setiap penyakit pasti ada obatnya,kecuali kematian”,Al- Hadist,

Masih menurut Gus Zakky,pakar pengobatan alternatif nasional yang telah mendapatkan licensi dari bebagai instansi ini membeberkan,
“Makan sego langgi ini akan lebih afdhol bila diniati untuk ikhtiyar bathin mencari kesembuhan penyakit,dan ngalap barokah dari Mbah Sunan Sendangduwur.

Bila ada keluarga yang saat ini sedang sakit,bisa mencoba makan Sego Langgi resep sehat dan jitu warisan kanjeng sunan Sendangduwur Raden Noer Rahmad ini,semoga dengan membiasakan makan Sego langgi masyarakat jadi sehat semua”,harapnya.

Demikian,kata Gus Zakky,Pria yang juga Ketua pusat BPAN RI(Badan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia)ini dalam mengakhiri pembicaraanya.(Kiki)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *