Hari Air Sedunia 2026, Gubernur Khofifah Tekankan Akses Air Bersih untuk Semua di Jawa Timur

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Air Sedunia 2026 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menegaskan komitmen terhadap pengelolaan air berkelanjutan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyoroti pentingnya akses air bersih yang merata sebagai hak dasar masyarakat.

Dalam peringatan yang jatuh setiap 22 Maret tersebut, Khofifah menekankan bahwa isu air tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan dasar, tetapi juga berdampak pada kesetaraan gender, khususnya bagi perempuan dan anak perempuan.

Khofifah menjelaskan bahwa keterbatasan akses air bersih masih menjadi tantangan global yang serius. Ia mengungkapkan, sekitar 2,2 miliar penduduk dunia saat ini hidup di wilayah dengan keterbatasan air, dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat signifikan.

Menurutnya, kondisi ini tidak hanya berdampak pada kebutuhan konsumsi, tetapi juga memengaruhi sektor pangan. Krisis air berpotensi menurunkan produksi pangan, meningkatkan harga, hingga memicu kerawanan pangan dan kemiskinan, terutama bagi kelompok rentan.

Lebih lanjut, Khofifah mengaitkan isu ini dengan tema global Hari Air Sedunia tahun ini, yakni “Water and Gender – Where Water Flows, Equality Grows”. Tema tersebut menegaskan bahwa akses air bersih memiliki hubungan erat dengan upaya mewujudkan kesetaraan sosial.

“Hari Air Sedunia menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bahwa air bersih adalah hak asasi manusia. Ketika akses air tersedia secara adil, maka kesempatan untuk hidup sehat dan produktif juga terbuka luas,” ujar Khofifah.

Ia menambahkan, perempuan dan anak perempuan kerap menjadi pihak yang paling terdampak dalam kondisi keterbatasan air. Karena itu, pendekatan berbasis hak dinilai penting untuk memperkuat peran perempuan dalam pengelolaan sumber daya air.

“Ketika perempuan dilibatkan secara setara, maka layanan air akan menjadi lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Khofifah juga menyinggung peran organisasi internasional dalam mendorong pengelolaan air berbasis sains. Program seperti pengelolaan hidrologi dan penilaian sumber daya air global menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan krisis air.

Di tingkat daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan berbagai upaya strategis. Mulai dari pembangunan infrastruktur air bersih, penguatan konservasi sumber daya air, hingga edukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan sumber daya air sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Mengakhiri pernyataannya, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kelestarian air sebagai sumber kehidupan.

“Mari kita jaga air dengan bijak dan berkeadilan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga memastikan masa depan yang lebih sehat dan setara bagi generasi mendatang,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Bahas RUU Pertanahan, Lia Istifhama Cairkan Suasana Rapat Komite I DPD RI dengan Pantun
Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Lindungi Masyarakat dari Sengketa dan Mafia Tanah
Bukan Sekadar Soal Panggilan, Kemnaker Tekankan Kepastian Hak Pekerja Rumah Tangga

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Selasa, 15 September 2026 - 23:41

RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Berita Terbaru