Hari Jadi Klaten ke-221, Bupati Hamenang: Saatnya Menang Secara Sejati

Senin, 28 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-221 di Alun-alun Klaten, Senin (28/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-221 di Alun-alun Klaten, Senin (28/7/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

KLATEN, RadarBangsa.co.id – Semangat pembaruan dan tekad untuk menuntaskan berbagai persoalan daerah mewarnai peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten yang ke-221 tahun. Dalam upacara yang digelar di Alun-alun Klaten, Senin (28/7/2025), Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyerukan semangat baru lewat tema Hangesti Tejaning Jati.

Dalam pidatonya, Hamenang mengungkapkan bahwa tema tersebut mencerminkan harapan agar Klaten mampu tampil sebagai kabupaten yang “menang secara sejati” — bukan sekadar simbolik, tetapi benar-benar mampu mengatasi tantangan yang ada.

“Dengan semangat *Hangesti Tejaning Jati*, kami ingin Kabupaten Klaten menjadi daerah yang menang secara sejati. Menang menghadapi kemiskinan, stunting, persoalan sampah, dan masalah-masalah lainnya yang masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama,” kata Hamenang.

Ia menekankan pentingnya momen Hari Jadi ini sebagai titik refleksi sekaligus ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, baik pemerintahan maupun warga, untuk bahu membahu mewujudkan Klaten yang lebih maju dan tangguh.

“Harapan kami, spirit 221 tahun Klaten ini menjadi energi untuk menyelesaikan berbagai persoalan dengan gotong royong,” imbuhnya.

Suasana upacara peringatan juga dibuat lebih bermakna lewat penampilan fragmen sejarah Klaten yang diperagakan para penari dari Sanggar Omah Wayang Klaten. Selain itu, Ketua DPRD Klaten, Edu Sasongko, turut membacakan catatan sejarah Kabupaten Klaten, memberikan dimensi edukatif dan reflektif dalam momen peringatan tersebut.

Penampilan fragmen sejarah ini tak sekadar menjadi hiburan seremonial, tetapi juga menjadi ruang edukasi untuk memperkuat identitas dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.

Upacara berlangsung khidmat dan semarak dengan kehadiran berbagai tokoh penting, mulai dari Wakil Bupati Klaten, mantan Bupati Klaten, para kepala daerah se-Solo Raya dan Sleman, Forkopimda, kepala OPD, camat, pelajar, hingga para tamu undangan.

Penulis : Paiman

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Polrestabes Semarang Kerahkan 68 Personel Cegah Balap Liar dan Tawuran
Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026
Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi
Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak
496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 15:48

Polrestabes Semarang Kerahkan 68 Personel Cegah Balap Liar dan Tawuran

Sabtu, 7 November 2026 - 20:34

Homecare dan Wadul Gus’e Bawa Jember Raih CNN Indonesia Awards 2026

Jumat, 6 November 2026 - 10:12

Pernah Mendaki Ijen, Konjen AS Terpikat Wisata dan Kuliner Banyuwangi

Kamis, 5 November 2026 - 22:03

Operasi Patuh Candi 2026, Polres Kendal Mengajak Warga Tertib Taat Bayar Pajak

Kamis, 5 November 2026 - 08:46

496 Tahun Pamekasan, Komitmen Baru untuk Daerah yang Lebih Maju

Berita Terbaru