Hari ke-11 Karhutla Bromo Meluas ke Bukit Cinta Pasuruan

Kamis, 13 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan melakukan pemadaman karhutla di kawasan TNBTS wilayah Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas gabungan melakukan pemadaman karhutla di kawasan TNBTS wilayah Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari kesebelas dan terus meluas ke wilayah Kabupaten Pasuruan. Kobaran api yang sebelumnya berada di kawasan Bukit Dingklik kini merembet ke titik wisata Bukit Cinta.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan api di Bukit Cinta cukup besar dan bergerak cepat. Kepulan asap juga terlihat membumbung tinggi dari kawasan yang terbakar.

“Sampai hari ini masih terjadi kebakaran, utamanya sekarang menjalar ke Bukit Cinta, apinya cukup besar dan merembet cepat sekali,” kata Sugeng.

Tim gabungan kini meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah api mencapai kawasan wisata lain yang berada di sekitar lokasi. Titik yang menjadi perhatian mencakup Bukit Kingkong hingga Puncak Penanjakan.

Pemkab Pasuruan menyiagakan enam kendaraan pemadam kebakaran dan enam mobil tangki air. Armada tersebut digunakan untuk pemadaman manual sekaligus berjaga di wilayah yang berdekatan dengan permukiman warga.

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, BNPB, Satpol PP, TNBTS, relawan, dan masyarakat peduli api turut melakukan pemadaman. Upaya dilakukan melalui jalur darat serta dukungan helikopter dengan metode *water bombing*.

“Sampai sekarang pemadaman air terus kita lakukan. Dan kami berterima kasih dari BPBD Jatim dan BNPB yang juga melakukan water bombing di lokasi kebakaran,” ujar Sugeng.

Upaya pemadaman menghadapi kendala pasokan air karena lokasi berada di kawasan pegunungan. Petugas harus mengambil air dari wilayah bawah untuk kemudian disalurkan ke titik kebakaran.

“Kita kesulitan pasokan air karena letaknya di pegunungan, namun demikian kita bekerja keras seluruh elemen tak kenal lelah,” tegasnya.

Pemadaman dari udara terus dilakukan. Hingga berita ini ditulis, helikopter telah melakukan lima kali manuver penyiraman dengan membawa sekitar 1.000 liter air dalam setiap pengangkutan untuk menjangkau titik api yang sulit didatangi petugas

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Berita Terbaru