MATARAM, RadarBangsa.co.id — Haris Maulana resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PELTI) Kota Mataram dalam sebuah kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan optimisme terhadap kemajuan olahraga tenis di Nusa Tenggara Barat. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga tenis sekaligus memperluas pengembangan atlet muda berbakat di Kota Mataram.
Pelantikan Haris Maulana dinilai mencerminkan komitmen kuat berbagai pihak, termasuk legislatif, dalam mendukung kemajuan olahraga tenis di NTB. Kepengurusan baru PELTI Kota Mataram diharapkan mampu menghadirkan langkah strategis yang berorientasi pada pembinaan atlet berprestasi untuk menghadapi berbagai ajang besar, mulai dari Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga Pekan Olahraga Nasional (PON).
Ketua DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PELTI Kota Mataram. Ia menegaskan bahwa olahraga tenis memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dibangun melalui sistem pembinaan yang serius dan berkelanjutan.
“Kami berharap kepengurusan baru PELTI Kota Mataram mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik Kota Mataram dan NTB di tingkat nasional. Pembinaan olahraga harus dimulai sejak usia dini agar regenerasi atlet terus berjalan,” ujar Abdul Malik.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan legislatif dalam menciptakan sistem pembinaan yang lebih maksimal. Menurutnya, dukungan terhadap sarana dan prasarana olahraga menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas atlet daerah.
“Pemerintah dan DPRD tentu mendukung upaya pengembangan olahraga tenis, termasuk penyediaan fasilitas latihan yang memadai serta dukungan terhadap program pembinaan atlet. Kota Mataram memiliki potensi besar menjadi pusat pembinaan tenis di NTB,” tambahnya.
Sementara itu, Haris Maulana menyampaikan komitmennya untuk membawa PELTI Kota Mataram menjadi organisasi olahraga yang aktif, profesional, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa fokus utama kepengurusannya adalah pembinaan atlet usia dini serta menjadikan olahraga tenis lebih merakyat dan mudah diakses masyarakat.
“Kami ingin tenis menjadi olahraga yang lebih inklusif. Tidak hanya berkembang di kalangan tertentu, tetapi juga dapat dinikmati dan dipelajari oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda,” ungkap Haris Maulana.
Menurutnya, pembinaan atlet dari tingkat akar rumput akan menjadi prioritas utama dalam menciptakan regenerasi atlet tenis profesional di Kota Mataram. Program pembinaan tersebut nantinya akan dipadukan dengan peningkatan kualitas latihan, kompetisi rutin, dan pencarian bibit atlet potensial dari berbagai wilayah di Kota Mataram.
Selain fokus pada pembinaan usia dini, PELTI Kota Mataram juga mulai mempersiapkan atlet menghadapi agenda olahraga besar mendatang, termasuk Porprov dan PON. Persiapan tersebut meliputi penguatan teknik, mental bertanding, hingga peningkatan jam terbang atlet melalui berbagai turnamen dan kompetisi daerah.
Dukungan lintas sektor terhadap kepengurusan baru PELTI Kota Mataram dinilai menjadi modal penting dalam membangun ekosistem olahraga tenis yang lebih maju di Nusa Tenggara Barat. Dengan sinergi yang kuat antara organisasi olahraga, pemerintah daerah, dan masyarakat, Kota Mataram diharapkan mampu menjadi pusat pembinaan tenis unggulan di NTB sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Penulis : Aini
Editor : Zainul Arifin


















Komentar