Harkitnas di Lamongan Soroti Ancaman Era Digital bagi Anak

Rabu, 20 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Upacara Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Halaman Pemkab Lamongan, Rabu (20/5), tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menyoroti tantangan baru bangsa di era digital.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan kebangkitan nasional saat ini bukan lagi sekadar soal menjaga wilayah, melainkan bagaimana negara mampu menjaga kedaulatan informasi dan melindungi generasi muda di ruang digital.

Dalam upacara tersebut, Yuhronur Efendi membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Vadia Hafid yang menekankan bahwa kebangkitan nasional harus menyesuaikan perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.

“Kebangkitan nasional hari ini bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,” ujar Pak Yes.

Melalui tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara, pemerintah disebut tengah mendorong sejumlah program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Mulai dari Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, perbaikan kualitas guru, hingga penguatan koperasi desa.

Selain itu, perhatian juga diarahkan pada perlindungan anak di ruang digital melalui penerapan penuh PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

“Negara tidak boleh kalah menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks, terutama yang berdampak pada anak-anak dan generasi muda,” katanya.

Menurut Pak Yes, momentum Harkitnas juga harus menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dan peningkatan literasi digital di tengah derasnya arus informasi.

“Kebangkitan nasional harus dimulai dari kesadaran individu yang kemudian bergerak menjadi kekuatan kolektif untuk kemajuan bangsa,” imbuhnya.

Ia berharap semangat Harkitnas ke-118 dapat menjadi energi baru menjelang Hari Jadi Lamongan ke-457 agar seluruh elemen daerah tetap optimistis menghadapi tantangan pembangunan.

“Saya mengajak seluruh stakeholder pembangunan terus berkontribusi nyata sesuai perannya masing-masing demi Lamongan yang semakin sejahtera,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
Panen Padi MT II Capai 11,3 Ton per Hektare, Petani Truni Lamongan Siap Percepat MT III
Harga Tembakau Lamongan Tembus Rp52 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Kabar Baik
Workshop Nasional MATRIX RSUD H. Moh Ruslan Mataram Uji Kesiapsiagaan Bencana Lewat Simulasi Lapangan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:27

Menaker Ungkap Cara Adopsi AI Bisa Dongkrak Produktivitas hingga 40 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru