HJL ke-457 Disorot, DPRD Lamongan Tegaskan Budaya Tak Boleh Pudar

Sabtu, 30 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kabupaten Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 di halaman Kantor DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis, 29 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Ketua DPRD Kabupaten Lamongan Mukhammad Freddy Wahyudi menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 di halaman Kantor DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis, 29 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 berlangsung semarak di halaman Kantor DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis (29/5/2026). Ribuan warga dari Lamongan dan sekitarnya memadati arena untuk menyaksikan pentas budaya dan hiburan rakyat yang menjadi magnet utama perayaan tahun ini.

Di tengah suasana meriah itu, kehadiran pimpinan DPRD Lamongan memberi pesan yang tegas: perayaan hari jadi bukan sekadar pesta tahunan, tetapi momentum merawat identitas daerah di tengah arus modernisasi yang makin kuat.

Hadir Ketua DPRD Mukhammad Freddy Wahyudi bersama Wakil Ketua I Drs. H. Kacung Purwanto, Wakil Ketua II Husen, Wakil Ketua III Imam Fadli, serta Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Lamongan Kapten (Pur) H. Suherman. Kehadiran mereka menjadi penanda bahwa pelestarian budaya masih mendapat tempat penting di ruang politik daerah.

Sorotan warga juga tertuju pada penampilan Cak Percil CS yang memadukan humor khas dengan pesan budaya. Gelak tawa penonton pecah, namun di balik hiburan itu terselip pesan kuat tentang jati diri Lamongan yang harus tetap dijaga.

Ketua DPRD Mukhammad Freddy Wahyudi menegaskan, Hari Jadi Lamongan ke-457 harus dibaca sebagai pengingat untuk merawat persatuan dan budaya daerah.

“Usia 457 tahun penuh nilai sejarah dan kebersamaan. Mari lestarikan budaya seiring pembangunan agar Lamongan maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujarnya.

Perayaan di lingkungan DPRD ini juga menjadi ruang silaturahmi antara warga dan wakil rakyat. Nuansa Jawa yang kental membuat acara bukan hanya meriah, tetapi juga terasa dekat dengan denyut kehidupan masyarakat.

“Di tengah pembangunan yang terus bergerak, peringatan ini mengirim pesan sederhana namun penting: kemajuan daerah akan lebih kokoh jika budaya, masyarakat, dan pemerintah berjalan bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027
Baihaki Sirajt Ungkap Alasan Lia Istifhama Dinilai Positif di Jawa Timur
LP2B Jatim Capai 87,34 Persen, Khofifah Dorong Sinkronisasi Lahan Pertanian dan Industrialisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Rabu, 16 September 2026 - 09:32

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya

Rabu, 16 September 2026 - 09:03

Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi

Berita Terbaru