SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing berhasil menembus tiga besar kategori Polisi Inovatif pada Hoegeng Awards 2026. Pengakuan tingkat nasional tersebut diraih berkat berbagai inovasi pelayanan publik yang menghadirkan layanan kepolisian lebih cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat.
Penghargaan diserahkan dalam malam penganugerahan Hoegeng Awards 2026 di Gedung Tribrata, Jakarta, yang dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jajaran petinggi Polri, serta sejumlah pejabat tinggi negara, Jumat (31/7/2026).
Hoegeng Awards merupakan salah satu penghargaan paling bergengsi di lingkungan Polri karena mengusung nilai-nilai keteladanan almarhum Jenderal Hoegeng Iman Santoso yang dikenal sebagai simbol integritas, kejujuran, dan keberanian. Para penerima penghargaan dipilih melalui proses seleksi berlapis dari ribuan usulan masyarakat di seluruh Indonesia.
Kasi Humas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono mengatakan Hoegeng Awards 2026 terdiri atas lima kategori, yakni Polisi Berintegritas, Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.
“Pada kategori Polisi Inovatif, Bapak Kapolresta Sidoarjo berhasil masuk tiga besar penerima penghargaan tingkat nasional,” ujar AKP Tri Novi Handono, Senin (3/8/2026).
Ia menuturkan pencapaian tersebut tidak lepas dari keberhasilan Kombes Pol. Christian Tobing menghadirkan berbagai terobosan pelayanan publik, salah satunya melalui program SPKT Mal Mini Pelayanan Polri. Program itu menghadirkan layanan kepolisian di pusat perbelanjaan dan ruang publik sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor polisi untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi.
Melalui layanan tersebut, warga dapat mengurus surat kehilangan, memperoleh layanan administrasi kepolisian, hingga mendapatkan konsultasi secara lebih cepat, mudah, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar. Konsep jemput bola itu dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan yang efektif dan mudah dijangkau.
AKP Novi menyampaikan inovasi lain yang dikembangkan adalah pembentukan Ruang Pelayanan Terpadu Penanganan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (Unit PPA) dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor.
“Pendekatan ini memberikan pendampingan yang lebih komprehensif bagi korban, mulai dari aspek hukum, psikologis, hingga sosial,” ungkapnya.
Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh personel Polresta Sidoarjo yang didukung Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto serta partisipasi masyarakat melalui kritik dan masukan terhadap pelayanan kepolisian.
“Penghargaan Hoegeng Awards ini bukanlah akhir dari perjalanan kami, melainkan menjadi energi baru untuk terus bertransformasi, meneladani integritas Jenderal Hoegeng, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin humanis, profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Prestasi tersebut memperkuat posisi Polresta Sidoarjo sebagai salah satu satuan kewilayahan yang aktif mendorong transformasi pelayanan publik di lingkungan Polri. Inovasi pelayanan yang telah berjalan akan terus dikembangkan agar mampu menjangkau wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Sidoarjo sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi yang semakin dekat, dipercaya, dan dicintai masyarakat.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar