Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat meresmikan Program Sekolah Lestari di Kabupaten Pasuruan, Rabu (4/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori saat meresmikan Program Sekolah Lestari di Kabupaten Pasuruan, Rabu (4/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Program Sekolah Lestari mulai diterapkan di Kabupaten Pasuruan melalui revitalisasi fasilitas pendidikan dan penguatan kapasitas guru. Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, meresmikan program tersebut di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3, Rabu (4/11/2026).

Kedua sekolah tersebut menjadi proyek percontohan program pendidikan berkelanjutan yang mengintegrasikan pembenahan sarana fisik dengan peningkatan kualitas lingkungan belajar.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Shobih Asrori bersama perwakilan Yayasan Blue SEED Indonesia, Agus Jaenuddin. Kegiatan itu disaksikan sejumlah perwakilan KT&G Social Welfare Foundation dari Korea Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, menjelaskan Program Sekolah Lestari merupakan inisiatif pendidikan berwawasan lingkungan yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Yayasan Blue SEED Indonesia, serta mitra dari Korea Selatan, di antaranya Chorogusan for Children dan KT&G Social Welfare Foundation.

Menurut Tri Krisni, program tersebut mencakup revitalisasi fasilitas sekolah dan penguatan kapasitas atau capacity building untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar bagi siswa maupun warga sekolah.

Di SDN Purwosari 2, pembenahan meliputi pembangunan dan rehabilitasi toilet siswa, ruang perpustakaan, kantin, ruang penjaga, serta area green school. Sekolah tersebut juga mendapat bantuan meja dan kursi untuk siswa.

Sementara di SDN Purwosari 3, revitalisasi mencakup perbaikan enam ruang kelas, pembangunan lapangan mini soccer dan lapangan basket, rehabilitasi Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta bantuan meja dan kursi siswa.

Tak hanya infrastruktur, program ini juga menyasar peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Blue SEED memberikan pelatihan kepada kepala sekolah dan guru mengenai fun child, sekolah lestari, literasi, numerasi, sekolah Adiwiyata, serta sejumlah kurikulum tambahan dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan terkait sekolah inklusif.

“Blue Seed juga memberikan pelatihan bagi kepala sekolah dan guru terkait fun child, sekolah lestari, literasi, numerasi, sekolah adiwiyata dan beberapa kurikulum tambahan dari Kabupaten Pasuruan terkait sekolah inklusif,” kata Tri Krisni.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, mengatakan Sekolah Lestari menjadi salah satu upaya mewujudkan pendidikan berkelanjutan. Menurut dia, program tersebut tidak berhenti pada pembangunan fasilitas, tetapi juga mencakup peningkatan kapasitas guru dan siswa, pendampingan berkelanjutan, monitoring, serta bantuan teknis yang terintegrasi.

“Program Sekolah Lestari tidak berorientasi pada bantuan tunai. Dukungan diwujudkan Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan sarana fisik hingga tumbuhnya budaya belajar yang lebih sehat, aman, hijau, dan nyaman,” terang Shobih.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Blue SEED Indonesia atas dukungan revitalisasi dan pelatihan yang diberikan kepada sekolah penerima manfaat.

Shobih berharap program tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang bagi peserta didik, guru, dan masyarakat sekitar. Lingkungan sekolah yang lebih layak diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran sekaligus menumbuhkan budaya pendidikan yang ramah lingkungan.

“Kehadiran berbagai pihak dalam program ini menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan bagi generasi masa depan Indonesia,” harapnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:28

Dua SD di Pasuruan Direvitalisasi, Sekolah Lestari Tak Hanya Benahi Fasilitas

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Berita Terbaru