JEMBER, RadarBangsa.co.id – Sebagai bagian dari momentum penyelenggaraan Festival Literasi Jember 2026, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Jember meluncurkan terobosan baru dengan memperpanjang jam layanan perpustakaan daerah hingga malam hari.
Mulai saat ini, layanan perpustakaan daerah beroperasi setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 08.00–20.00 WIB, serta hari Minggu pukul 09.00–12.00 WIB. Perpanjangan jam operasional ini diharapkan dapat memfasilitasi pelajar, pekerja, dan masyarakat luas agar tetap dapat mengakses fasilitas literasi di luar jam sekolah maupun jam kerja.
Kepala Dispusip Kabupaten Jember, Ir. H. Rahman Anda, S.T., M.M., M.T., IPM., menyampaikan bahwa inovasi layanan ini melengkapi keberhasilan rangkaian Festival Literasi Jember 2026 yang berlangsung sejak 3 Oktober hingga puncaknya pada 4 November 2026.
“Rangkaian acara meliputi Lomba Bertutur tingkat SD/MI pada 3–7 Oktober 2026 dan Lomba Resensi Buku kategori SMP/MTs pada 12 Oktober hingga 2 November 2026. Kedua lomba tersebut diikuti oleh total 170 peserta,” papar Rahman Anda.
Selain kompetisi bagi pelajar, Dispusip Jember juga menyelenggarakan Workshop Public Speaking untuk perwakilan SMP se-Kabupaten Jember yang diikuti 35 peserta, serta Workshop Pembuatan Storyboard Buku Bergambar dan Read Aloud (membaca nyaring) bagi 100 guru TK/PAUD se-Kabupaten Jember.
“Total peserta dalam rangkaian festival literasi ini mencapai 305 orang, terdiri atas siswa SD/SMP, guru TK/PAUD, serta komunitas dan penggiat literasi di Kabupaten Jember. Seluruh kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2026,” lanjut Rahman Anda.
Tak berhenti pada perpanjangan jam layanan, Dispusip Jember juga menyiapkan langkah strategis lain untuk mempermudah akses baca masyarakat. Pihaknya berencana menyulap area di atas toilet sebelah barat Alun-Alun Jember menjadi Perpustakaan Mini permanen guna mendekatkan fasilitas literasi bagi masyarakat yang berkumpul di pusat kota.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin















Komentar