Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Kamis, 5 November 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lia Istifhama saat memberikan edukasi politik dan konstitusi kepada siswa SMA Negeri 16 Surabaya dalam program DPD RI Goes to School 2026, Rabu (4/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Lia Istifhama saat memberikan edukasi politik dan konstitusi kepada siswa SMA Negeri 16 Surabaya dalam program DPD RI Goes to School 2026, Rabu (4/11/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pendidikan politik bagi generasi muda perlu dimulai sejak bangku sekolah. Kesadaran memahami demokrasi, konstitusi, hingga fungsi lembaga perwakilan dinilai penting agar pelajar tidak sekadar menjadi pemilih pada Pemilu 2029, tetapi juga mampu menentukan pilihan secara kritis dan bertanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Senator Jawa Timur Dr. Lia Istifhama saat menghadiri program DPD RI Goes to School 2026 di SMA Negeri 16 Surabaya, Rabu (4/11/2026). Kunjungan ini sekaligus menjadi momen bagi perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu untuk kembali ke sekolah yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pendidikannya.

Di hadapan para siswa, Ning Lia mengingatkan agar generasi muda tidak bersikap apatis terhadap perkembangan politik dan demokrasi. Menurutnya, pelajar memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan bangsa.

“Generasi muda harus memiliki optimisme yang kuat terhadap politik. Jangan sampai muncul sikap apatis. Mereka perlu memahami bahwa dirinya merupakan bagian penting dalam kebangkitan demokrasi Indonesia,” ujar Ning Lia.

Ia menekankan, melek politik bukan sekadar mengetahui istilah atau teori tentang pemerintahan. Pelajar juga perlu memiliki kemampuan membaca persoalan publik, berpikir kritis terhadap kebijakan pemerintah, serta memahami bagaimana aspirasi masyarakat daerah diperjuangkan di tingkat nasional.

Karena itu, kegiatan tersebut turut memperkenalkan tugas, fungsi, dan kewenangan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Pemahaman ini dinilai penting agar generasi muda mengenali peran lembaga negara dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Anak-anak muda harus mampu berpikir kritis terhadap kebijakan yang ada, sekaligus memahami bagaimana peran mereka dalam memperkuat Indonesia. Aspirasi daerah juga menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Kepala SMA Negeri 16 Surabaya, Sunawan Hadi Santoso, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai pengenalan DPD RI dapat memperluas wawasan siswa mengenai sistem ketatanegaraan, terutama karena selama ini pelajar cenderung lebih mengenal DPR RI.

“Kami merasa bangga sekaligus terpacu untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai posisi dan peran DPD RI. Selama ini, mungkin mereka lebih mengenal DPR RI, sementara DPD RI masih belum banyak dipahami. Kami berharap kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan siswa,” ungkap Sunawan.

Menurut Sunawan, kegiatan semacam ini juga diharapkan mendorong siswa mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi unggul.

Sementara itu, Kepala Kantor DPD RI Provinsi Jawa Timur, M. Hidayat, menyoroti pentingnya pendidikan politik menjelang Pemilu 2029. Para siswa SMA saat ini akan menjadi bagian dari kelompok pemilih pada pesta demokrasi mendatang sehingga perlu dibekali pemahaman mengenai lembaga perwakilan dan demokrasi.

“Anak-anak SMA Negeri 16 Surabaya ini nantinya akan menjadi bagian dari pemilih pada Pemilu 2029. Mereka harus melek politik, khususnya memahami DPD RI dan para senator yang mewakili Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, mereka bisa menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tegas Hidayat.

Ia menjelaskan, program DPD RI Goes to School juga menjadi sarana mendekatkan lembaga perwakilan daerah kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan peran empat anggota DPD RI dari Jawa Timur.

Di luar pesan pendidikan politik, kunjungan ini memiliki makna tersendiri bagi Ning Lia. Kembali ke SMA Negeri 16 Surabaya, ia mengaku bangga dapat menyambangi sekolah yang turut membentuk perjalanan pendidikan dan karakternya.

“Terima kasih kepada SMA Negeri 16 Surabaya. Sekolah ini merupakan salah satu proses penting dalam kehidupan saya. Di sini kita belajar membangun semangat untuk berkarya, terus belajar, dan mengasah diri agar memiliki keterampilan yang baik,” tuturnya.

Melalui program DPD RI Goes to School 2026, para pelajar diharapkan semakin memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, mengenali fungsi lembaga perwakilan daerah, serta memiliki keberanian menyampaikan aspirasi secara konstruktif.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:58

Kembali ke SMA 16 Surabaya, Lia Istifhama Ajak Generasi Muda Melek Politik Jelang Pemilu 2029

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Berita Terbaru